Komisi X: Naturalisasi Pemain Hanya Cara Instan Raih Prestasi

Minggu, 23 Agustus 2020 - 11:04 WIB
Politikus PKB itu juga menilai naturalisasi pemain ini hanya akan menutupi akar masalah pembinaan sepak bola di Tanah Air. Sudah menjadi rahasia umum jika ada yang bermasalah dalam konsolidasi pembinaan sepaka bola di Indonesia. Mulai dari kurikulum pembinaan yang tak seragam, laju kompetisi yang kerap terhenti, hingga rumor dikuasainya saham klub-klub Liga I di Indonesia oleh individu atau kelompk tertentu. (Baca juga: Timnas Indonesia U-19 Bakal Gelar Pemusatan Latihan di Kroasia )

“Faktor-faktor tersebut membuat pembinaan sepak bola Indonesia kerap kehilangan arah sehingga tidak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan meskipun di leval Asia Tenggara. Tetapi kendala-kendala tersebut harusnya diurai, bukan ditutupi dengan melakukan naturalisasi pemain untuk menghasilkan prestasi instan,” katanya.

Untuk diketahui naturalisasi besar-besaran pemain ini tampak dari langkah sejumlah klub sepak bola ternama di tanah air mendatangkan para pemain dari Brazil. Saat ini dua klub yakni Persija Jakarta dan Arema Malang telah mendatangkan masing-masing dua pemain dari negeri samba.

Langkah ini kabarnya akan segera diikuti oleh Madura United. Dalam sebuah kesempatan di Juli 2020, Ketua PSSI Iwan Bule menyatakan jika opsi naturalisasi pemain sangat mungkin dilakukan, hanya saja naturilisasi itu bisa dilakukan melalui level klub. “Beberapa klub ada yang melakukan naturalisasi. Kalau nantinya bisa dipakai (Timnas Indonesia) kan bagus. Kita bisa bantu percepatan perpindahan kewarganegaraannya," ujar Iwan Bule saat menjadi narasumber webminar di salah satu media nasional, Jumat (10/7/2020).
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!