Kematian Tragis Petinju Sherif Lawal usai Dipukul KO
Senin, 09 September 2024 - 11:01 WIB
Namun Dewan Wilayah Haringey mengkonfirmasi kepada The Sun bahwa tidak ada penyelidikan yang akan dilakukan karena “kematiannya adalah kematian yang wajar”. Proses autopsi yang berkepanjangan berarti lebih dari 200 orang yang dicintainya harus menunggu hingga Rabu lalu untuk pemakaman di mana sarung tinjunya diletakkan di peti matinya.
Tiga saudara perempuan Sherif membacakan sebuah penghormatan yang ditulis oleh ibunya, Misitua Bisi Lawal, yang menggambarkannya sebagai “menara kekuatan dan inspirasi”. Mereka mengungkapkan bagaimana perawat kesehatan mental yang sedang berlatih, yang bertarung di St Pancras Amateur Boxing Club, masuk ke olahraga ini setelah ditikam pada usia 17 tahun.
Pelatih CJ Hussein menggambarkannya sebagai “panutan” dan “anak yang luar biasa” dengan “senyum yang luar biasa”.
Tiga saudara perempuan Sherif membacakan sebuah penghormatan yang ditulis oleh ibunya, Misitua Bisi Lawal, yang menggambarkannya sebagai “menara kekuatan dan inspirasi”. Mereka mengungkapkan bagaimana perawat kesehatan mental yang sedang berlatih, yang bertarung di St Pancras Amateur Boxing Club, masuk ke olahraga ini setelah ditikam pada usia 17 tahun.
Pelatih CJ Hussein menggambarkannya sebagai “panutan” dan “anak yang luar biasa” dengan “senyum yang luar biasa”.
(aww)
Lihat Juga :