Mengapa AFC Dikuasai Negara-negara Arab? Sarat Kontroversi dan Konspirasi
Minggu, 13 Oktober 2024 - 12:17 WIB
Selama ini, ada hubungan yang kurang baik antara negara-negara Asia Timur dengan negara-negara Arab di barat. Negara-negara yang pertama merasa bahwa mereka telah mendorong sepak bola Asia maju, tampil baik di Piala Dunia, memenangkan Liga Champions Asia, dan mengirim pemain ke liga-liga besar Eropa.
Baca Juga: China vs Indonesia: Garuda Waspadai Naga yang Terluka
Tetapi negara-negara barat masih memiliki pengaruh yang lebih besar di tingkat politik. Untuk menyeimbangkan dua pusat kekuatan yang berlawanan, kantor pusat AFC berada di Kuala Lumpur dan sekretaris jenderal organisasi ini adalah orang Malaysia.
Menurut laporan Newarab pada 2022, Sheikh Salman Al-Khalifa, anggota keluarga penguasa Bahrain, telah menjabat sebagai Presiden AFC sejak 2013 hingga 2027. Namun ia kerap mendapat kritik lantaran jarang menghabiskan waktu di Malaysia.
Sementara salah satu pejabat menyindir bahwa pusat kekuasaan sepak bola Asia sebenarnya terletak di Manama, ibu kota Bahrain. Piala Dunia Qatar menjadi penegas bahwa kedigdayaan mereka bisa mengubah apapun dengan uang yang tak berseri itu.
Baca Juga: China vs Indonesia: Garuda Waspadai Naga yang Terluka
Tetapi negara-negara barat masih memiliki pengaruh yang lebih besar di tingkat politik. Untuk menyeimbangkan dua pusat kekuatan yang berlawanan, kantor pusat AFC berada di Kuala Lumpur dan sekretaris jenderal organisasi ini adalah orang Malaysia.
Menurut laporan Newarab pada 2022, Sheikh Salman Al-Khalifa, anggota keluarga penguasa Bahrain, telah menjabat sebagai Presiden AFC sejak 2013 hingga 2027. Namun ia kerap mendapat kritik lantaran jarang menghabiskan waktu di Malaysia.
Sementara salah satu pejabat menyindir bahwa pusat kekuasaan sepak bola Asia sebenarnya terletak di Manama, ibu kota Bahrain. Piala Dunia Qatar menjadi penegas bahwa kedigdayaan mereka bisa mengubah apapun dengan uang yang tak berseri itu.
(yov)
Lihat Juga :