Barcelona Menuju Akhir Sebuah Era

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 13:35 WIB
Pria berusia 57 tahun tersebut juga kurang jeli memilih pelatih. Bartomeu dianggap melakukan kesalahan saat menunjuk Quique Setien sebagai pengganti Ernesto Valverde. Setien gagal mempersembahkan gelar di musim 2019/2020, termasuk kekalahan memalukan 2-8 dari Bayern di perempat final Liga Champions.

Permasalahan internal yang dialami klub belakangan ini turut memperlihatkan tidak sejalannya Bartomeu dengan jajaran direksinya. Terbukti, enam pejabat meninggalkan jabatannya, April lalu yaitu Wakil Presiden Emili Rousaud, Bendahara Klub Enrique Tombas, Direktur Tim Cadangan Silvio Elias, Pengawas Komersial Klub Josep Pont, Sekretaris Tim Wanita Maria Teixidor, dan Dewan Pembina Jordi Calsamiglia.

Terbaru, keputusan Bartomeu mendatangkan Ronald Koeman menjadi puncak ketegangan di Barca. Pasalnya, Koeman secara terbuka tidak akan mengistimewakan sang kapten sekaligus ikon klub, Messi, dan mempersilakan beberapa bintang utama lainnya seperti Suarez, Gerard Pique, Arturo Vidal, dan Jordi Alba untuk angkat kaki dari Camp Nou. (Baca juga: Memanas, China Usir Kapal Perang AS dari Laut China Selatan)

Merasa frustrasi dengan kondisi klub, Messi bahkan mengancam akan hengkang. Itu menjadi puncak kemarahan sang bintang setelah beberapa kali mengkritik Bartomeu terkait pemotongan gaji pemain di masa pandemi dan berselisih dengan mantan direktur olahraga yang telah dipecat, Eric Abidal.

Ancaman Messi hengkang menuai protes besar-besaran dari fans Barca. Mereka menuntut Bartomeu segera mundur ketimbang melihat Messi berseragam klub lain. Bagi fans, Messi adalah sosok paling dicintai dan menjadi representasi kejayaan Barca lebih dari satu dekade terakhir. Messi dan Pique merupakan dua yang tersisa dari era keemasan klub di bawah komando Pep Guardiola (2008-2013).

Klub Katalan sejatinya berada dalam posisi kuat lantaran Messi masih terikat kontrak hingga 2021. Fakta lainnya adalah klausul pemain Argentina itu untuk pergi gratis, sudah kedaluwarsa pada 10 Juni lalu. Sebelumnya, Barca melalui direktur olahraga anyarnya, Ramon Planes, telah membuat pernyataan kepada publik di mana dia meyakinkan Barca tidak pernah berpikir untuk melepas Messi.

Menyadari telah menjadi pusat kegaduhan, Bartomeu mencoba meredakan situasi. Dia dikabarkan bersedia mengundurkan diri jabatannya sebagai presiden jika Messi berubah pikiran dan memutuskan tinggal di Camp Nou.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!