Menpora Dito Berikan Apresiasi, Puncak Peringatan HSP ke-96 Dihadiri 25 Menteri dan Wakil Menteri
Selasa, 29 Oktober 2024 - 16:19 WIB
"Pak Mensesneg, saya laporkan, kehadiran para menteri dan setingkat menteri pada malam puncak HSP ke-96 ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah, total mencapai 25 orang. Semoga kehadiran ini dapat dilaporkan kepada Bapak Presiden Prabowo," ucap Menpora Dito dalam sambutannya.
Dito menegaskan pentingnya momen Sumpah Pemuda sebagai peringatan akan komitmen kebangsaan. Ia berharap pemuda Indonesia dapat terus mengambil makna dari peristiwa sejarah ini untuk berkontribusi kepada bangsa.
"Mengutip kata-kata Jalaluddin Rumi, ‘Pemuda adalah matahari terbit di pagi hari, mereka membawa harapan bagi dunia.’ Menurut saya, pemuda adalah aset berharga bagi kemajuan bangsa. Mereka selalu punya gagasan segar untuk masa depan. Maka, rayakanlah Indonesia tanpa mager, tanpa baper,” ujar Dito.
Pada kesempatan tersebut, Dito juga menyoroti bulan Pemuda dan Peringatan HSP 2024 yang bertepatan dengan transisi pemerintahan baru. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan kepada kabinet untuk bekerja keras mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, sesuai dengan “Asta Cita,” delapan visi besar pemerintah.
“Kenapa targetnya 8%? Karena Pak Prabowo adalah presiden kedelapan, dan angka 8 melambangkan keberlanjutan—bergerak maju dan berdampak,” jelas Dito.
Dito menegaskan pentingnya momen Sumpah Pemuda sebagai peringatan akan komitmen kebangsaan. Ia berharap pemuda Indonesia dapat terus mengambil makna dari peristiwa sejarah ini untuk berkontribusi kepada bangsa.
"Mengutip kata-kata Jalaluddin Rumi, ‘Pemuda adalah matahari terbit di pagi hari, mereka membawa harapan bagi dunia.’ Menurut saya, pemuda adalah aset berharga bagi kemajuan bangsa. Mereka selalu punya gagasan segar untuk masa depan. Maka, rayakanlah Indonesia tanpa mager, tanpa baper,” ujar Dito.
Pada kesempatan tersebut, Dito juga menyoroti bulan Pemuda dan Peringatan HSP 2024 yang bertepatan dengan transisi pemerintahan baru. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan kepada kabinet untuk bekerja keras mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, sesuai dengan “Asta Cita,” delapan visi besar pemerintah.
“Kenapa targetnya 8%? Karena Pak Prabowo adalah presiden kedelapan, dan angka 8 melambangkan keberlanjutan—bergerak maju dan berdampak,” jelas Dito.
Lihat Juga :