Mengapa Rekor Tak Terkalahkan George Foreman III Terlihat Janggal?
Minggu, 24 November 2024 - 07:07 WIB
Memulai debutnya pada 2009, petinju yang dikenal dengan julukan Monk itu, hanya melawan satu lawan dengan rekor kemenangan saat mengalahkan Shannon Caudle hanya dalam waktu lebih dari 100 detik. Kemenangan lainnya diraihnya melawan debutan, pemula, atau petinju berpengalaman.
Pada titik ini, perlu disebutkan bahwa karier tinju profesional Foreman tampaknya tidak memiliki tujuan lain selain menjadi daya tarik sampingan atau menjaga agar tinju tetap menjadi bagian dari keluarganya. Foreman sama sekali tidak menunjukkan ambisi seperti ayahnya.
George Sr adalah salah satu petinju kelas berat terbaik di era ketika Muhammad Ali, Joe Frazier, Ken Norton, dan Larry Holmes menekuni profesi mereka. George yang bertubuh besar tak hanya memiliki gelar juara dunia di masa Ali, tetapi ia kembali ke atas ring pada 1990-an untuk menjadi pemegang gelar juara dunia tertua sepanjang masa.
Baca Juga: Drama Jelang Usyk vs Fury II: Bellew dan Saunders Beda Pendapat, Siapa Raja Kelas Berat Sesungguhnya?
Tanpa mengetahui terlalu banyak tentang mengapa George III puas menghadapi lawan yang juga tidak ada dalam kariernya, sulit untuk melihat bagaimana seseorang bisa bahagia mengumpulkan rekor seperti itu tanpa menghasilkan apa-apa. Hal ini mengingatkan penggemar tinju pada Christopher Lovejoy, yang melakukan hal serupa di Meksiko sebelum muncul dari bayang-bayang dan diekspos oleh Manuel Charr.
Pada titik ini, perlu disebutkan bahwa karier tinju profesional Foreman tampaknya tidak memiliki tujuan lain selain menjadi daya tarik sampingan atau menjaga agar tinju tetap menjadi bagian dari keluarganya. Foreman sama sekali tidak menunjukkan ambisi seperti ayahnya.
George Sr adalah salah satu petinju kelas berat terbaik di era ketika Muhammad Ali, Joe Frazier, Ken Norton, dan Larry Holmes menekuni profesi mereka. George yang bertubuh besar tak hanya memiliki gelar juara dunia di masa Ali, tetapi ia kembali ke atas ring pada 1990-an untuk menjadi pemegang gelar juara dunia tertua sepanjang masa.
Baca Juga: Drama Jelang Usyk vs Fury II: Bellew dan Saunders Beda Pendapat, Siapa Raja Kelas Berat Sesungguhnya?
Tanpa mengetahui terlalu banyak tentang mengapa George III puas menghadapi lawan yang juga tidak ada dalam kariernya, sulit untuk melihat bagaimana seseorang bisa bahagia mengumpulkan rekor seperti itu tanpa menghasilkan apa-apa. Hal ini mengingatkan penggemar tinju pada Christopher Lovejoy, yang melakukan hal serupa di Meksiko sebelum muncul dari bayang-bayang dan diekspos oleh Manuel Charr.
Lihat Juga :