Timnas Australia Terancam Tanpa Bek Tangguh Hadapi Indonesia, Harry Souttar Cedera Parah

Senin, 30 Desember 2024 - 13:58 WIB
Melalui unggahan di Instagram, Souttar mengungkapkan rasa kecewanya. "Sayangnya, saya harus menepi cukup lama. Namun, saya berharap yang terbaik untuk Sheffield United dan rekan-rekan tim saya sepanjang musim ini," tulis pemain berusia 26 tahun tersebut.

Manajer Sheffield United, Chris Wilder, juga menyampaikan rasa kehilangan atas absennya Souttar. "Dia pemain luar biasa dengan kepribadian hebat. Kehilangannya adalah pukulan besar, tidak hanya untuk tim, tapi juga untuk dirinya sendiri. Dia benar-benar merasa hancur," ujar Wilder dalam wawancara dengan BBC Radio Sheffield.

Cedera Souttar menjadi pukulan besar kedua bagi lini belakang Timnas Australia. Sebelumnya, Alessandro Circati, bek tengah Parma, juga mengalami cedera ACL pada akhir September lalu, membuatnya absen hingga satu tahun.

Situasi ini menambah tekanan bagi pelatih Tony Popovic yang harus segera mencari pengganti untuk memperkuat pertahanan Socceroos. Kehilangan dua bek tangguh sekaligus tentu membuat lini belakang Australia rentan, terutama saat meladeni serangan Timnas Indonesia pada laga 20 Maret 2025 di Sydney.

Australia, yang biasanya mengandalkan postur dan kekuatan fisik di lini belakang, kini harus mengubah strategi untuk tetap kompetitif. Selain menghadapi Indonesia, mereka juga dijadwalkan melawan China lima hari setelahnya sebelum melanjutkan perjuangan melawan Jepang dan Arab Saudi pada Juni 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!