5 Kontroversi Paling Memalukan dalam Sejarah Piala AFF
Selasa, 31 Desember 2024 - 17:48 WIB
Piala AFF 2008 diwarnai insiden mengejutkan ketika kiper Myanmar, Aung Aung Oo, menyerang wasit. Ketegangan terjadi setelah Singapura mencetak gol melalui tendangan bebas cepat, yang dianggap tidak adil oleh pemain Myanmar. Merasa frustrasi, Aung Aung Oo berlari dan mendorong wasit dari belakang, sehingga langsung diusir dengan kartu merah. Pertandingan yang awalnya berakhir 2-1 untuk Singapura akhirnya berubah menjadi kemenangan 3-1 akibat insiden ini.
4. Insiden Laser di Final (Piala AFF 2010)
Final Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia diwarnai tuduhan permainan kotor dari suporter tuan rumah. Pada leg pertama di Stadion Bukit Jalil, kiper Indonesia, Markus Haris Maulana, terganggu oleh sinar laser yang diarahkan dari tribun. Gangguan ini menjadi salah satu alasan kekalahan Indonesia 0-3 di pertandingan tersebut. Meskipun hal ini menuai protes dari pihak Indonesia, hasil tetap tidak berubah.
5. Penalti Kontroversial Singapura (Piala AFF 2007)
Final Piala AFF 2007 antara Thailand dan Singapura juga tidak lepas dari kontroversi. Pada leg pertama, skor imbang 1-1 berubah setelah wasit Ravichandran memberikan penalti kontroversial kepada Singapura di menit ke-83. Para pemain Thailand memprotes keputusan tersebut hingga pertandingan terhenti selama 15 menit. Mustafic Fahrudin sukses mengeksekusi penalti, membawa Singapura unggul 2-1. Singapura kemudian memenangkan gelar juara dengan agregat 3-2.
4. Insiden Laser di Final (Piala AFF 2010)
Final Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia diwarnai tuduhan permainan kotor dari suporter tuan rumah. Pada leg pertama di Stadion Bukit Jalil, kiper Indonesia, Markus Haris Maulana, terganggu oleh sinar laser yang diarahkan dari tribun. Gangguan ini menjadi salah satu alasan kekalahan Indonesia 0-3 di pertandingan tersebut. Meskipun hal ini menuai protes dari pihak Indonesia, hasil tetap tidak berubah.
5. Penalti Kontroversial Singapura (Piala AFF 2007)
Final Piala AFF 2007 antara Thailand dan Singapura juga tidak lepas dari kontroversi. Pada leg pertama, skor imbang 1-1 berubah setelah wasit Ravichandran memberikan penalti kontroversial kepada Singapura di menit ke-83. Para pemain Thailand memprotes keputusan tersebut hingga pertandingan terhenti selama 15 menit. Mustafic Fahrudin sukses mengeksekusi penalti, membawa Singapura unggul 2-1. Singapura kemudian memenangkan gelar juara dengan agregat 3-2.
(sto)
Lihat Juga :