Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Selasa, 21 Januari 2025 - 14:21 WIB

2. Romelu Lukaku Diteriaki Monyet



Pelecehan serupa dialami penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, dalam pertandingan semifinal Coppa Italia melawan Juventus pada 5 April 2023. Saat laga berlangsung di Stadion Allianz, Lukaku menjadi sasaran teriakan monyet dari tribun penonton. Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi, mengingat Lukaku pernah mengalami hal serupa pada 2019. Menanggapi pelecehan ini, Lukaku dengan tegas meminta Serie A dan otoritas sepak bola mengambil langkah konkret untuk menghentikan tindakan rasisme. "Permainan indah ini harus dinikmati semua orang," tegas Lukaku melalui media sosial.

Kasus Lukaku mengundang reaksi dari berbagai pihak. Inter Milan mengeluarkan pernyataan solidaritas, menegaskan bahwa klub menolak segala bentuk diskriminasi. Juventus, sebagai tuan rumah, berjanji bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku rasisme. Namun, insiden ini menyoroti lemahnya tindakan preventif di lingkungan stadion, yang seharusnya menjadi tempat inklusif bagi semua kalangan.

3. Khabib Nurmagomedov Diusir dari Pesawat



Rasisme di dunia olahraga tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di luar arena pertandingan. Mantan juara UFC, Khabib Nurmagomedov, menjadi korban diskriminasi dalam penerbangan Frontier Airlines pada 11 Januari 2025. Saat itu, Khabib diminta pindah dari kursi di baris pintu keluar darurat dengan alasan keamanan, meskipun telah menjelaskan bahwa ia mampu berbahasa Inggris dengan baik dan memenuhi kualifikasi. Khabib merasa keputusan tersebut tidak adil dan bernuansa diskriminatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!