Profil Fatimah Azzahra, Pebulu Tangkis Keturunan Indonesia yang Pilih Jadi Warga Negara Azerbaijan

Senin, 27 Januari 2025 - 17:32 WIB
"Awalnya cukup pressure ya. Karena lawannya dari Indonesia. Pendukungnya juga pasti dukung Indonesia. Walaupun kita orang Indonesia. Tapi kan bawa negara lain. Jadi ya enggak apa-apa sih," tutur Keisha.

Alasan Keisha memilih Azerbaijan karena ia mendapatkan peluang untuk melanjutkan mimpinya menjadi atlet bulu tangkis dunia. Apalagi, ia juga memiliki cita-cita untuk bisa menjadi juara Eropa, termasuk tampil di Olimpiade untuk yang kedua kalinya.

"(Memilih Azerbaijan) karena mau melanjutkan sebagai pemain, masih mau jadi pemain. Karena masih ingin badminton juga sih. Karena umurnya juga masih muda kan. Jadi kenapa enggak dulu dicoba. Sampai mana mentoknya juga. Kan kita enggak ada yang tahu. Sampai mana hasil kita selanjutnya," kata Keisha.

"Di Azerbaijan palingan ingin masuk next Olimpiade (Los Angeles 2028). Masih ngejar kalau bisa. Mereka juga mengharapkan kita. Kita juga harus kasih yang terbaik buat mereka," lanjut pemain yang sudah mentas di Olimpiade Paris 2024 itu.

"Karena kita ada Kejuaran Eropa, jadi mereka targetnya kalau bisa juara Eropa. Sama kayak Asian Games juga, kita ada European Games juga. Kalau bisa targetnya juara Eropa," tambahnya.

Keisha pun saat ini menempati ranking 67 dunia. Pencapaian terbaiknya sejauh ini di BWF World Tour adalah dengan lolos ke babak 16 besar turnamen level Super 300.

Profil Fatimah Azzahra

Lahir 12 Agustus 2003 (umur 21)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!