Mengenang Duel Muhammad Ali vs Ernie Terrell yang Guncang Tinju Kelas Berat
Jum'at, 07 Februari 2025 - 05:31 WIB
Mengenang Duel Muhammad Ali vs Ernie Terrell yang Guncang Tinju Kelas Berat. Foto: si.com
Tanggal 6 Februari 1967 menjadi momen bersejarah dalam dunia tinju ketika Muhammad Ali menghadapi Ernie Terrell dalam sebuah pertarungan emosional. Ali dikenal sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa dengan rekor karier 56 kemenangan (37 KO) dan lima kekalahan.
Pertarungan ini tidak hanya soal siapa yang lebih unggul di ring, tetapi juga penuh dengan tensi sejak awal. Ali dan Terrell saling melempar hinaan sebelum laga, bahkan terjadi insiden dorong-mendorong yang semakin memperkeruh suasana. Terrell, yang dijuluki "The Octopus" karena gaya bertarungnya yang cenderung bertahan dan merangkul lawan, memulai laga dengan baik dalam dua ronde pertama. Namun, mulai ronde ketiga, Ali mulai mengambil alih kendali pertarungan.
Ketepatan dan kekuatan pukulan Ali mulai menunjukkan hasilnya, menyebabkan pembengkakan parah di sekitar mata Terrell. Meskipun sempat menerima pukulan keras dari Terrell, Ali mampu bangkit dengan cepat dan kembali mendominasi. Puncaknya terjadi di ronde kedelapan ketika Ali terus mengejek dan mengintimidasi lawannya tanpa henti. Hingga akhir pertarungan, Terrell terlihat kelelahan dan tak mampu mengimbangi kecepatan serta teknik Ali.
Para juri akhirnya memberikan kemenangan mutlak untuk Ali dengan skor 148–138, 148–133, dan 148–137. Kemenangan ini semakin memperkokoh statusnya sebagai raja kelas berat.
Pertarungan ini tidak hanya soal siapa yang lebih unggul di ring, tetapi juga penuh dengan tensi sejak awal. Ali dan Terrell saling melempar hinaan sebelum laga, bahkan terjadi insiden dorong-mendorong yang semakin memperkeruh suasana. Terrell, yang dijuluki "The Octopus" karena gaya bertarungnya yang cenderung bertahan dan merangkul lawan, memulai laga dengan baik dalam dua ronde pertama. Namun, mulai ronde ketiga, Ali mulai mengambil alih kendali pertarungan.
Ketepatan dan kekuatan pukulan Ali mulai menunjukkan hasilnya, menyebabkan pembengkakan parah di sekitar mata Terrell. Meskipun sempat menerima pukulan keras dari Terrell, Ali mampu bangkit dengan cepat dan kembali mendominasi. Puncaknya terjadi di ronde kedelapan ketika Ali terus mengejek dan mengintimidasi lawannya tanpa henti. Hingga akhir pertarungan, Terrell terlihat kelelahan dan tak mampu mengimbangi kecepatan serta teknik Ali.
Para juri akhirnya memberikan kemenangan mutlak untuk Ali dengan skor 148–138, 148–133, dan 148–137. Kemenangan ini semakin memperkokoh statusnya sebagai raja kelas berat.
Lihat Juga :