Jejak Pemain Indonesia di Liga Jepang, Apakah Sandy Walsh Cuma Penggembira?

Senin, 10 Februari 2025 - 14:23 WIB
Nasib serupa juga dialami Irfan Bachdim yang memperkuat Ventforet Kofu dan Consadole Sapporo. Selama tiga tahun di Jepang, ia lebih sering menghuni bangku cadangan ketimbang bermain di lapangan. Begitu pula dengan Pratama Arhan yang hanya tampil empat kali bersama Tokyo Verdy dalam dua tahun sebelum akhirnya hijrah ke Suwon FC di Korea Selatan.

Justin Hubner sempat menunjukkan sedikit harapan ketika bergabung dengan Cerezo Osaka pada Maret 2024. Dalam waktu singkat, ia bermain delapan kali sebelum akhirnya pindah ke Wolves U21 pada Juli 2024.

Kepindahan Walsh ke Yokohama Marinos bisa menjadi batu loncatan atau justru menjadi tantangan besar dalam kariernya. Salah satu alasan utama ia meninggalkan KV Mechelen adalah minimnya kesempatan bermain—hanya mencatatkan tujuh penampilan sepanjang musim. Dengan persaingan ketat di Marinos, klub yang sering bersaing di papan atas J-League, Walsh harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Namun, pengalaman dan kualitasnya sebagai bek kanan yang solid bisa menjadi nilai tambah bagi klub. Selama empat tahun di Mechelen, ia mencatatkan sembilan gol dan 15 assist dari 133 pertandingan—statistik yang cukup impresif untuk seorang bek.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!