Gervonta Davis Berlutut di Ronde 9, Lamont Roach: Itu Seharusnya Knockdown!

Senin, 03 Maret 2025 - 08:47 WIB
Jalur kehancuran yang diciptakan oleh Gervonta Davis secara menakjubkan melemah di dalam Barclays Center pada hari Sabtu malam, saat Lamont Roach Jr berhasil melewati badai / Foto: Premier Boxing Champions
Jalur kehancuran yang diciptakan oleh Gervonta Davis secara menakjubkan melemah di dalam Barclays Center pada hari Sabtu malam, saat Lamont Roach Jr berhasil melewati badai.

"Tidak ada yang menyukai hasil imbang. Saya merasa jika kami bertarung lagi, saya dapat melakukan lebih banyak," kata Gervonta Davis dalam konferensi pers setelah laga.

"Itu adalah kesalahan saya. Saya tidak mengambilnya seperti yang seharusnya. Saya bisa berbuat lebih banyak. Pastinya saya bisa melakukan lebih banyak lagi. Saya akan kembali ke sasana dalam waktu seminggu. Ini saya, jelas kesalahan saya."





Hasil yang tak terduga itu terjadi pada malam yang penuh dengan momen-momen tak biasa. Gervonta Davis, 30-0-1 (28 KO), tidak melukai Lamont Roach dengan pukulan kerasnya yang telah dipatenkan. Sebaliknya, ia justru mendapat serangan balik dari Roach dan bahkan terlihat berlutut setelah sebuah serangan ke arah tubuh di awal ronde kesembilan.

Alih-alih memutuskan bahwa pertandingan ini berakhir dengan knockdown, wasit Steve Willis membiarkan juara kelas ringan WBA, Gervonta Davis, mundur ke pojokan untuk menyeka wajahnya dengan handuk putih. Davis menjelaskan setelah itu bahwa ia menderita sengatan bahan kimia rambut di matanya, yang oleh rekan pelatihnya, Calvin Ford, disebut sebagai ‘ho juice’, dan ia harus mengobati rasa sakitnya.

"Saya membalurkan air di atasnya hari ini, tidak cukup,” kata Davis.



Dengan tidak menganggapnya sebagai sebuah KO, Willis mempertahankan poin berharga bagi Davis yang terbukti monumental saat penghitungan akhir.
Halaman :
Lihat Juga :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More