Usulan Nyeleneh Ahmad Dhani: Jodohkan Pemain Naturalisasi dengan Wanita Indonesia
Rabu, 05 Maret 2025 - 20:30 WIB
“Tidak harus pemain aktif yang dinaturalisasi. Bisa juga pemain bola yang sudah di atas usia 40 tahun, yang hebat, kita naturalisasi, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Nah, anak mereka nanti bisa kita bina menjadi pemain bola yang bagus,” ujar Dhani.
Ia bahkan mengusulkan agar program ini dimasukkan dalam anggaran tahun 2026. Menurutnya, pemain bola yang sudah berumur, terutama yang berstatus duda, bisa diberi kesempatan menjadi warga negara Indonesia dengan syarat menikahi perempuan lokal.
“Ini pemikirannya agak out of the box, Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026. Jadi, pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin duda, kita carikan jodoh di Indonesia,” lanjutnya.
Selain pemain Eropa, Dhani menyinggung kemungkinan merekrut pemain dari Timur Tengah dan Afrika Utara, seperti Arab Saudi, Aljazair, atau Maroko. Menurutnya, banyak pesepakbola hebat dari wilayah tersebut yang bisa dinaturalisasi dan berkontribusi bagi masa depan sepak bola Indonesia.
“Jadi mungkin ada pemain dari Arab, Aljazair, atau Maroko, banyak pemain jago-jago. Kalau mereka sudah tua, kita naturalisasi, carikan istri di sini, lalu anaknya kita bina,” paparnya.
Ia bahkan mengusulkan agar program ini dimasukkan dalam anggaran tahun 2026. Menurutnya, pemain bola yang sudah berumur, terutama yang berstatus duda, bisa diberi kesempatan menjadi warga negara Indonesia dengan syarat menikahi perempuan lokal.
“Ini pemikirannya agak out of the box, Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026. Jadi, pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin duda, kita carikan jodoh di Indonesia,” lanjutnya.
Selain pemain Eropa, Dhani menyinggung kemungkinan merekrut pemain dari Timur Tengah dan Afrika Utara, seperti Arab Saudi, Aljazair, atau Maroko. Menurutnya, banyak pesepakbola hebat dari wilayah tersebut yang bisa dinaturalisasi dan berkontribusi bagi masa depan sepak bola Indonesia.
“Jadi mungkin ada pemain dari Arab, Aljazair, atau Maroko, banyak pemain jago-jago. Kalau mereka sudah tua, kita naturalisasi, carikan istri di sini, lalu anaknya kita bina,” paparnya.
Lihat Juga :