UEFA Seperti Minim Empati

Jum'at, 04 September 2020 - 12:35 WIB
Sayangnya, kehadiran Nations League kali ini justru tidak terlalu terdengar ingar-bingarnya. Terkesan dipaksakan karena kompetisi domestik klub-klub Eropa baru saja selesai, sebut saja Bundesliga (27/6), Liga Primer (26/7), Seri A (2/8), dan Primera Liga (19/7). Begitu juga Liga Champions (23/8) serta Liga Europa (21/8).

Selain itu, belum berakhirnya pandemi Covid-19 membuat segala sesuatunya berisiko, terutama bagi para pemain. Gelombang kedua Covid-19 bahkan terjadi setelah kompetisi domestik berakhir. Tercatat, banyak pemain yang positif Covid-19 setelah menjalani liburan, termasuk pemain-pemain dari tim-tim yang berada di Liga A, seperti Paul Pogba dan Houssem Aouar (Prancis) serta Mikel Oyarzabal (Spanyol).

Kasus serupa juga ditemukan di tim-tim Liga B. Skotlandia dan Republik Ceko harus melakukan tes ulang Covid-19 untuk seluruh skuad mereka setelah anggota staf terindikasi positif. Seorang staf yang tidak disebutkan namanya itu telah meninggalkan tim untuk mengisolasi diri. Untungnya, tidak ada kasus lain yang ditemukan.

Seperti diketahui, Republik Ceko akan menghadapi Slovakia, dini hari nanti, dan menjamu Skotlandia di Stadion Andruv di Olomouc, Selasa (8/8). “Satu orang yang dites positif segera meninggalkan hotel tim dan masuk karantina. Pada saat yang sama, para pemain dan staf menjalani tes ulang, semua hasil tes negatif," ujar pernyataan resmi asosiasi sepak bola Republik Ceko (FACR). (Baca juga: Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya)

Namun, berbagai kendala tersebut tampaknya tidak mengurangi antusiasme tim-tim kontestan terutama Italia. Ambisi besar bahkan diusung pelatih Gli Azzurri, Roberto Mancini. Dia menegaskan kalau Italia ingin melaju hingga final Nations League 2020-21.

Mancini mengaku memanggil lebih banyak pemain dari biasanya karena tidak mengetahui pasti kondisi mereka. Dia juga dapat mengevaluasi pemain lain menjelang pertandingan pada Oktober dan November.

“Tidak diragukan lagi, kami harus mempertimbangkan tingkat kebugaran fisik saat memilih tim. Saya masih berpikir pemain berkualitas bisa memberikan kontribusinya bahkan tanpa bermain 90 menit,” ungkap Mancini dilansir football-italia.net.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!