Mengenal 12 Kelas UFC: Batasan Berat, Para Penguasa, dan Sejarah Singkat

Rabu, 02 April 2025 - 05:05 WIB

Kelas Welter

Batas berat: 170 lb / 77,1 kg. Divisi glamor lainnya yang melahirkan momen-momen menarik dan petarung-petarung ikonik seperti Georges St-Pierre, Kamaru Usman, Tyron Woodley, dan Conor McGregor. Sosok-sosok menghibur seperti Nate Diaz dan Jorge Masvidal juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar. St-Pierre dianggap sebagai yang terhebat di divisi ini, diikuti oleh Usman sebelum dikalahkan Leon Edwards. Edwards sempat mempertahankan gelarnya dua kali sebelum akhirnya kehilangan sabuknya dari Belal Muhammad di UFC 304. Muhammad dijadwalkan mempertahankan gelarnya melawan Jack Della Maddalena di UFC 315 setelah lawannya semula, Shavkat Rakhmonov, mengalami cedera. Sementara itu, Sean Brady berhasil mengalahkan mantan juara Edwards, menempatkannya dalam persaingan gelar di akhir tahun ini.

Kelas Menengah

Batas berat: 185 lb / 83,9 kg. Pernah didominasi oleh salah satu petarung terhebat sepanjang masa, Anderson Silva, kelas menengah terus berkembang dengan munculnya juara-juara seperti Michael Bisping, Alex Pereira, dan Chris Weidman. Namun, dominasi Silva dengan rekor masa kejayaan gelar terlama tetap tak tertandingi. Di era modern, Israel Adesanya sempat membawa divisi ini ke puncak popularitas, namun ia kehilangan gelarnya dari Sean Strickland dan gagal merebutnya kembali dari Dricus du Plessis di UFC 305. Du Plessis kini menjadi juara bertahan yang tak terkalahkan dalam sembilan pertarungan UFC. Sejumlah penantang baru seperti Khamzat Chimaev dan Nassourdine Imavov siap menantang dominasinya.

Kelas Berat Ringan

Batas berat: 205 lb / 102,1 kg. Divisi yang menampilkan persaingan sengit dengan petarung-petarung lincah dan memiliki pukulan KO yang dahsyat. Sosok Jon Jones dianggap sebagai ikon divisi ini dan salah satu petarung MMA terhebat sepanjang masa. Kelas ini juga seringkali menjadi tujuan bagi petarung kelas menengah yang ingin naik level, termasuk Israel Adesanya dan juara saat ini, Alex Pereira. Divisi ini telah menghasilkan rivalitas ikonik seperti Chuck Liddell vs Tito Ortiz dan Daniel Cormier vs Jon Jones. Alex Pereira kini menjadi penguasa di era modern, berhasil mempertahankan gelarnya tiga kali sebelum akhirnya dikalahkan Magomed Ankalaev di UFC 313.

Kelas Berat

Batas berat: 265 lb / 120,2 kg. Dianggap sebagai divisi paling glamor dalam olahraga bela diri, kelas berat UFC selalu menyajikan hiburan yang mendebarkan. Meskipun tidak sepopuler divisi tinju dalam hal pay-per-view, UFC telah melahirkan kelas berat yang mengesankan seperti Stipe Miocic, Cain Velasquez, dan Francis Ngannou. Setelah sempat mengalami masa surut, divisi ini kembali bergairah dengan kehadiran Jon Jones sebagai juara. Jones berhasil mempertahankan gelarnya melawan Stipe Miocic di UFC 309. Langkah selanjutnya, Jones diharapkan menghadapi juara interim Tom Aspinall untuk menyatukan gelar, atau ia akan kehilangan sabuknya. Negosiasi untuk pertarungan ini masih berlangsung, namun UFC berharap dapat mewujudkannya sebelum akhir tahun 2025.

Gelar BMF

Batas berat: Tidak Ada (T/A). Berbeda dengan gelar UC lainnya yang ditentukan oleh kelas berat dan peringkat, gelar 'BMF' (Baddest Motherf***r) adalah gelar kehormatan yang diciptakan UFC untuk merayakan ketangguhan dan semangat juang seorang petarung. Nate Diaz dianggap sebagai pencetus ide gelar ini. Gelar ini pertama kali diperebutkan antara Diaz dan Jorge Masvidal di UFC 244, dengan Masvidal keluar sebagai pemenang dan menjadi juara perdana. Setelah hampir empat tahun, gelar ini kembali diperebutkan antara Justin Gaethje dan Dustin Poirier di UFC 291, di mana Gaethje meraih kemenangan. Namun, kekuasaannya berakhir di tangan Max Holloway yang meraih kemenangan KO spektakuler di UFC 300.

Dengan beragam kelas dan para petarung berbakat di dalamnya, UFC terus menyajikan pertarungan-pertarungan menarik dan menegangkan bagi para penggemar MMA di seluruh dunia. Persaingan yang ketat di setiap divisi menjanjikan lebih banyak kejutan dan aksi tak terlupakan di masa depan.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!