Gara-gara Percaya Kiamat Makin Dekat, Carlos Roa Pensiun di Usia 29 Tahun

Minggu, 20 April 2025 - 09:01 WIB
Padahal, sebelum pensiun mendadak, Roa tengah menikmati masa keemasan. Ia baru saja membawa Mallorca menjadi juara Supercopa de EspaƱa dan tampil di final Piala Winners. Di Piala Dunia 1998, namanya mencuat setelah tampil heroik dalam adu penalti melawan Inggris.

Namun, dunia tak berakhir di awal milenium. Yang terjadi hanyalah kekacauan kecil terkait sistem komputer global yang dikenal dengan Y2K. Setelah menyadari bahwa kiamat tidak datang, Roa mencoba kembali ke lapangan hijau.

Sayangnya, keyakinannya masih berpengaruh pada keputusan profesionalnya. Ia menolak bermain pada hari Sabtu, yang dianggap hari suci dalam kepercayaannya. Hal itu menyulitkan Mallorca karena banyak pertandingan La Liga digelar di akhir pekan. Akhirnya, klub memutuskan melepasnya pada 2002.

Roa sempat melanjutkan karier di Albacete dan membantu klub itu promosi ke La Liga, namun cobaan lain kembali datang. Ia divonis mengidap kanker testis dan harus menjalani operasi serta perawatan selama setahun penuh. Setelah sembuh, Roa sempat bermain di beberapa klub kecil sebelum akhirnya pensiun total.

Meski dikenal dengan keputusannya yang kontroversial, Roa tetap dikenang sebagai salah satu kiper terbaik Argentina di era 1990-an. Ia pernah dinobatkan sebagai kiper terbaik La Liga musim 1997/98, dan kini mengabdikan diri sebagai pelatih kiper di klub MLS, San Jose Earthquakes.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!