Alasan Supercoppa Italia Tetap Digelar di Arab

Senin, 05 Mei 2025 - 17:07 WIB
Serie A adalah salah satu liga pertama yang menyadari potensi untuk membawa pertandingan sepak bola domestik ke penonton internasional. Meskipun keputusan untuk menggelar Supercoppa Italia di luar negeri awalnya mengundang banyak kontroversi, kini Supercoppa Italia telah menjadi bagian yang diterima dalam kalender sepak bola Italia karena Serie A berupaya memasuki pasar baru dan meningkatkan visibilitasnya di panggung dunia.

Supercoppa Italia memulai debutnya di Arab Saudi pada tahun 2018, salah satu ajang besar pertama yang diselenggarakan di Kerajaan tersebut setelah peluncuran Saudi Vision 2030. Juventus memenangkan gelar tahun itu, mengalahkan AC Milan di King Abdullah Sports City di Jeddah.

Pada tahun 2019, Juve kalah dari Lazio, dan dalam dua tahun terakhir, Inter Milan telah menang dua kali, kemenangannya pada tahun 2024 menyusul kekalahan derby tahun 2022 dari AC Milan di Riyadh.

Baca Juga: Perbandingan Trofi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, 1 Piala yang La Pulga Tak Bisa Juara hingga Kiamat

Siapa yang bermain di Supercoppa 2025?

Dalam rapat umum Lega Serie A yang digelar pekan lalu, dan diikuti 20 klub peserta, CEO Luigi De Siervo mengungkapkan perkembangan terkait penyelenggaraan Supercoppa Italia mendatang.

"Kami telah menerima konfirmasi minat dari penyelenggara Arab, Sela, untuk menjadi tuan rumah edisi berikutnya dari Supercoppa dengan format empat tim," kata De Siervo kepada para peserta rapat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!