Pemain Real Madrid yang Persembahkan Trofi Juara saat Jadi Pelatih Los Blancos
Senin, 12 Mei 2025 - 07:54 WIB
Molowny memiliki beberapa periode melatih Madrid, seringkali hadir sebagai penyelamat di masa sulit. Meskipun perannya terkadang sebagai caretaker, ia berhasil mempersembahkan gelar-gelar penting, termasuk tiga gelar La Liga (1977-78, 1978-79, 1985-86), dua Copa del Rey (1974, 1982), satu Copa de la Liga (1985), dan yang paling membanggakan, dua Piala UEFA (1984-85, 1985-86).
Kemampuannya untuk menstabilkan tim dan meraih hasil maksimal menjadikannya sosok yang sangat dihormati di klub. Di era modern, nama Zinedine Zidane tak bisa dilewatkan.
Baca Juga: FIFA Beri Kelonggaran, SUGBK Bisa Penuh Lawan China Asal Penuhi Syarat Ini
Seorang maestro lapangan tengah yang mengantarkan Madrid meraih gelar Liga Champions yang ikonik pada 2002 dengan gol volinya yang ajaib, Zidane kembali ke klub sebagai pelatih pada tahun 2016. Prestasinya sungguh fenomenal.
Dalam dua periode kepelatihannya, Zidane mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2016, 2017, 2018), dua gelar La Liga (2016-17, 2019-20), dua Piala Super Eropa (2016, 2017), dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA (2016, 2017), serta dua Piala Super Spanyol (2017, 2019-20). Pemahaman taktisnya, kemampuannya mengelola ego pemain bintang, dan karismanya menjadikannya salah satu pelatih tersukses dan paling dicintai dalam sejarah Madrid.
Selain tiga nama besar di atas, ada pula Vicente del Bosque, seorang gelandang pekerja keras yang meraih lima gelar La Liga dan tiga Copa del Rey sebagai pemain Madrid. Ia kemudian mengambil alih kursi kepelatihan dan mempersembahkan dua gelar Liga Champions (2000, 2002) dan dua gelar La Liga (2000-01, 2002-03), serta satu Piala Super Spanyol (2001).
Kemampuannya untuk menstabilkan tim dan meraih hasil maksimal menjadikannya sosok yang sangat dihormati di klub. Di era modern, nama Zinedine Zidane tak bisa dilewatkan.
Baca Juga: FIFA Beri Kelonggaran, SUGBK Bisa Penuh Lawan China Asal Penuhi Syarat Ini
Seorang maestro lapangan tengah yang mengantarkan Madrid meraih gelar Liga Champions yang ikonik pada 2002 dengan gol volinya yang ajaib, Zidane kembali ke klub sebagai pelatih pada tahun 2016. Prestasinya sungguh fenomenal.
Dalam dua periode kepelatihannya, Zidane mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2016, 2017, 2018), dua gelar La Liga (2016-17, 2019-20), dua Piala Super Eropa (2016, 2017), dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA (2016, 2017), serta dua Piala Super Spanyol (2017, 2019-20). Pemahaman taktisnya, kemampuannya mengelola ego pemain bintang, dan karismanya menjadikannya salah satu pelatih tersukses dan paling dicintai dalam sejarah Madrid.
Selain tiga nama besar di atas, ada pula Vicente del Bosque, seorang gelandang pekerja keras yang meraih lima gelar La Liga dan tiga Copa del Rey sebagai pemain Madrid. Ia kemudian mengambil alih kursi kepelatihan dan mempersembahkan dua gelar Liga Champions (2000, 2002) dan dua gelar La Liga (2000-01, 2002-03), serta satu Piala Super Spanyol (2001).
Lihat Juga :