Profil Eberechi Eze, Pemain Buangan Arsenal yang Bawa Crystal Palace Juara Piala FA
Minggu, 18 Mei 2025 - 06:00 WIB
Profil Eberechi Eze, Pemain Buangan Arsenal yang Bawa Crystal Palace Juara Piala FA
Eberechi Eze menulis kisah dongeng sepak bola Inggris yang luar biasa. Pada final Piala FA 2024/2025 di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/2025), gelandang 26 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan Crystal Palace atas Manchester City lewat satu-satunya gol yang membawa klubnya meraih trofi mayor pertama sepanjang sejarah berdiri—selama 164 tahun.
Gol Eze yang lahir pada menit ke-16 itu bukan sekadar penentu skor, melainkan penanda kemenangan yang meneguhkan statusnya sebagai ikon baru The Eagles. Berawal dari serangan balik cepat, Jean-Philippe Mateta menahan bola dan mengirimnya ke Daniel Munoz, yang kemudian melepas umpan matang kepada Eze. Tanpa ampun, pemain asal Inggris itu menceploskan bola ke gawang Ederson dan mencetak gol yang akan dikenang selamanya.
“Ini sangat spesial. Saya tidak tahu harus berkata apa,” ucap Eze seusai pertandingan. “Kami menghadapi tim terbaik di dunia, dan tetap bisa menunjukkan semangat serta energi yang luar biasa.”
Tak hanya unggul lebih dulu, Palace juga menunjukkan kedewasaan dalam bertahan. Manchester City memang terus menekan dan bahkan mendapat hadiah penalti setelah Bernardo Silva dijatuhkan. Namun, Dean Henderson tampil sebagai tembok kokoh, menepis eksekusi penalti yang justru diambil oleh Omar Marmoush, bukan Erling Haaland.
Gol Eze yang lahir pada menit ke-16 itu bukan sekadar penentu skor, melainkan penanda kemenangan yang meneguhkan statusnya sebagai ikon baru The Eagles. Berawal dari serangan balik cepat, Jean-Philippe Mateta menahan bola dan mengirimnya ke Daniel Munoz, yang kemudian melepas umpan matang kepada Eze. Tanpa ampun, pemain asal Inggris itu menceploskan bola ke gawang Ederson dan mencetak gol yang akan dikenang selamanya.
“Ini sangat spesial. Saya tidak tahu harus berkata apa,” ucap Eze seusai pertandingan. “Kami menghadapi tim terbaik di dunia, dan tetap bisa menunjukkan semangat serta energi yang luar biasa.”
Tak hanya unggul lebih dulu, Palace juga menunjukkan kedewasaan dalam bertahan. Manchester City memang terus menekan dan bahkan mendapat hadiah penalti setelah Bernardo Silva dijatuhkan. Namun, Dean Henderson tampil sebagai tembok kokoh, menepis eksekusi penalti yang justru diambil oleh Omar Marmoush, bukan Erling Haaland.
Lihat Juga :