Pemain yang Paling Banyak Meraih Trofi Juara dalam Sejarah Real Madrid

Jum'at, 23 Mei 2025 - 09:57 WIB
Namun di balik gelar dan kemenangan itu, saya membawa dalam hati saya kasih sayang semua penggemar Real Madrid. Saya benar-benar tidak tahu bagaimana menjelaskan hubungan istimewa yang saya miliki dengan kalian semua dan betapa didukung, dihormati, dan dicintainya saya selama ini dan terus saya rasakan. Saya tidak akan pernah melupakan setiap sorakan dan semua sikap baik yang Anda tunjukkan kepada saya.

Saya pergi dengan sepenuh hati. Penuh kebanggaan, rasa syukur, dan kenangan yang tak terlupakan. Dan meskipun, setelah Piala Dunia Antarklub, saya tidak akan mengenakan kaus ini di lapangan lagi, saya akan selalu menjadi penggemar Real Madrid.

Kita akan bertemu lagi. Real Madrid akan selalu menjadi rumah saya. Kekal.

Hala Madrid dan Tidak Ada Yang Lain.

Luka Modric.

Baca Juga: Ini Tugas Simon Tahamata setelah Resmi Jadi Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Mungkin, masa untuk berlari kencang telah usai. Mungkin, sorotan lampu stadion tak lagi sepenuhnya tertuju padanya. Namun, semangat yang membara di dalam dadanya tak akan pernah padam.

Modric telah menorehkan jejak, menginspirasi generasi, dan mewariskan sebuah legenda. Ia pergi bukan sebagai seorang yang kalah, tetapi sebagai seorang pemenang kehidupan.

Karena, di balik gemerlap kemenangan dan pahitnya kekalahan, Modric telah menemukan jati dirinya, mengukir persahabatan abadi, dan merasakan cinta yang tulus dari jutaan pasang mata penggemar. "Real Madrid ingin menunjukkan rasa terima kasih dan kasih sayangnya kepada pria yang telah menjadi salah satu legenda terhebat klub kami dan sepak bola dunia," kata demikian pernyataan klub.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!