PSG Juara Liga Champions 2024/2025: Raja Baru Eropa!
Minggu, 01 Juni 2025 - 03:53 WIB
PSG, yang mengandalkan talenta-talenta muda berbakat, berhasil merobek jala Inter Milan yang selama ini dikenal kokoh. Kiper berpengalaman Inter, Yann Sommer, yang sebelumnya mencatatkan statistik gemilang di Liga Champions musim ini, dibuat tak berdaya menghadapi gempuran serangan PSG.
Gol pembuka hadir di menit ke-12 melalui kaki bek sayap lincah, Achraf Hakimi. Torehan ini semakin menegaskan status Hakimi sebagai bek paling produktif di Liga Champions sejak debutnya pada 2017, kini terlibat langsung dalam 21 gol.
Gol Hakimi seolah menjadi pelecut semangat bagi skuad asuhan Luis Enrique. Hanya berselang delapan menit, publik Allianz Arena kembali bergemuruh. Kali ini, giliran wonderkid Desire Doue yang mencatatkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan PSG menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Media Asing Serang Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Erick Thohir: Mestinya Mereka yang Malu
Statistik babak pertama menunjukkan dominasi meyakinkan dari PSG. Mereka mampu melepaskan 15 tembakan, dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang Sommer. Selain itu, penguasaan bola juga menjadi milik PSG dengan 62 persen berbanding 38 persen milik Inter.
Gol pembuka hadir di menit ke-12 melalui kaki bek sayap lincah, Achraf Hakimi. Torehan ini semakin menegaskan status Hakimi sebagai bek paling produktif di Liga Champions sejak debutnya pada 2017, kini terlibat langsung dalam 21 gol.
Gol Hakimi seolah menjadi pelecut semangat bagi skuad asuhan Luis Enrique. Hanya berselang delapan menit, publik Allianz Arena kembali bergemuruh. Kali ini, giliran wonderkid Desire Doue yang mencatatkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan PSG menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Media Asing Serang Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Erick Thohir: Mestinya Mereka yang Malu
Statistik babak pertama menunjukkan dominasi meyakinkan dari PSG. Mereka mampu melepaskan 15 tembakan, dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang Sommer. Selain itu, penguasaan bola juga menjadi milik PSG dengan 62 persen berbanding 38 persen milik Inter.
Lihat Juga :