5 Fakta Menarik Kemenangan Deontay Wilder atas Tyrrell Herndon: Bronze Bomber Mulai Digerogoti Usia
Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:09 WIB
Wilder menyudahi perlawanan Herndon lewat TKO ronde ketujuh setelah menjatuhkannya dua kali, di ronde kedua dan keenam. Namun bukan karena dominasi penuh, Herndon sempat terlihat frustrasi dan bahkan membalikkan badan seolah ingin menyerah. Wasit pun menghentikan pertarungan setelah dua pukulan kanan Wilder mengenai kepala Herndon yang sudah kelelahan dan tak lagi membalas serangan.
Meski menang, Wilder (43-4-1, 43 KO) menunjukkan penurunan drastis dalam hal kecepatan, akurasi, dan kekuatan pukulan, terutama pada tangan kanan yang dulu menjadi andalannya. Beberapa pukulan andalannya terlihat lambat dan kerap meleset, bahkan saat Herndon berdiri diam di hadapannya. Penurunan ini membuat para pengamat mempertanyakan kelayakan Wilder untuk kembali bersaing di level elite.
Wilder sebelumnya mengungkap bahwa ia mengalami cedera bahu kanan dalam beberapa bulan terakhir. Meski mengklaim sudah pulih, penampilannya di atas ring menunjukkan sebaliknya. Pukulan kanan — senjata pamungkasnya selama bertahun-tahun — nyaris tak menunjukkan ancaman seperti biasanya. Sebaliknya, ia lebih sering mengandalkan pukulan kiri untuk merobek pertahanan lawan.
2. Tanda-Tanda Penurunan Wilder Terlihat Jelas
Meski menang, Wilder (43-4-1, 43 KO) menunjukkan penurunan drastis dalam hal kecepatan, akurasi, dan kekuatan pukulan, terutama pada tangan kanan yang dulu menjadi andalannya. Beberapa pukulan andalannya terlihat lambat dan kerap meleset, bahkan saat Herndon berdiri diam di hadapannya. Penurunan ini membuat para pengamat mempertanyakan kelayakan Wilder untuk kembali bersaing di level elite.
3. Bahu Kanan Masih Bermasalah
Wilder sebelumnya mengungkap bahwa ia mengalami cedera bahu kanan dalam beberapa bulan terakhir. Meski mengklaim sudah pulih, penampilannya di atas ring menunjukkan sebaliknya. Pukulan kanan — senjata pamungkasnya selama bertahun-tahun — nyaris tak menunjukkan ancaman seperti biasanya. Sebaliknya, ia lebih sering mengandalkan pukulan kiri untuk merobek pertahanan lawan.
Lihat Juga :