Marc Marquez Berduka, Tragedi Kebakaran Hutan Mengerikan di Lleida Renggut 2 Nyawa

Jum'at, 04 Juli 2025 - 00:02 WIB
Meskipun kebakaran kini digolongkan sebagai kebakaran yang stabil, kondisinya masih belum sepenuhnya aman. Lebih dari 50 kru pemadam kebakaran tetap bersiaga penuh, mengingat ancaman sistem badai yang mendekat dapat menyulut kembali titik-titik api.

Menurut inspektur kebakaran David Borrell, kobaran api membesar secara dahsyat akibat kombinasi mematikan antara suhu mencapai 40 derajat Celsius, tanaman yang kering kerontang, dan angin kencang.

Baca Juga: Jorge Lorenzo Beri Peringatan Keras untuk Marc Marquez: Tak Perlu Manuver Berbahaya Lagi!

Api berkobar melintasi lanskap kering dengan kecepatan memecahkan rekor, mencapai 28 kilometer per jam. Di beberapa area, embusan angin bahkan mencapai 120 km/jam, menjadikannya salah satu kebakaran paling hebat yang pernah tercatat di Eropa. Tim tanggap darurat menggambarkan fenomena ini sebagai "kebakaran generasi keenam", sebuah istilah untuk kebakaran hutan yang mengembangkan pola cuaca ekstremnya sendiri.

Awan Pirokumulus Setinggi 14 Kilometer dan Dampak Lingkungan

Menurut laporan Meteocat melalui akun X (dulunya Twitter), Kamis (3/7/2025), menyebut bahwa kebakaran hutan yang melanda tiga wilayah, yakni Segarra, Noguera, dan Urgell, memiliki cukup energi untuk membentuk apa yang disebut pyrocumulus.

"Pyrocumulus diartikan sebagai awan besar berbentuk jamur terbentuk akibat uap air dan abu dari kebakaran hutan," tulis akun tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!