Siapakah Manny Pacquiao dan Mario Barrios: Juara 8 Divisi vs Juara WBC
Jum'at, 18 Juli 2025 - 19:49 WIB
Ugas adalah petarung yang bagus, tetapi Pacquiao menyadari dari kekalahannya atas Ugas bahwa tubuhnya tidak bisa lagi melakukan apa yang ia butuhkan: tampil mendekati cara yang membawanya ke gelar dunia dan/atau pengakuan kejuaraan dalam delapan kelas berat (50,8 kg, 55,3 kg, 57,1 kg, 58,9 kg, 61,2 kg, 63,5 kg, 66,6 kg dan 69,8 kg), termasuk menjadi juara langsung di kelas terbang, kelas bulu, kelas ringan junior, kelas welter junior dan kelas welter.
Pacquiao masih cukup tangguh di bulan Juli 2019 untuk memberi Keith Thurman kekalahan profesional pertamanya. Dalam pertandingan Pacquiao berikutnya, melawan Ugas di bulan Agustus 2021, usia dan kelelahan akhirnya terasa. Kekalahan ini membuat rekor Pacquiao turun menjadi 62-8-2 (39 KO).
Pacquiao telah berpartisipasi dalam beberapa pertandingan eksibisi selama beberapa tahun terakhir, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda bahwa ia telah menghentikan waktu, apalagi ia dapat memutar balik waktu. Berkat masa lalunya saja, dan uang yang dihasilkan saat bertarung, Pacquiao mendapatkan kesempatan perebutan gelar melawan Barrios.
Akankah ia melakukan keajaiban melawan Barrios pada Sabtu malam? Atau akankah Barrios menjadi Hector Camacho bagi Sugar Ray Leonard milik Pacquiao?
Siapakah Mario Barrios? Penggemar tinju saat ini mengetahui jika Mario Barrios, dengan rekor 29-2-1 (18 KO), adalah pemegang gelar kelas welter WBC. Barrios, salah satu dari empat petinju yang memiliki sabuk sekunder dan kemudian naik kelas setelah juara tak terbantahkan sebelumnya, Terence Crawford, keluar dari divisi tersebut.
Barrios, petinju berusia 30 tahun asal San Antonio, Texas, disebut-sebut oleh beberapa pihak sebagai petinju yang paling rentan dari tiga pemegang gelar tersisa yang harus dipilih Pacquiao yang kembali. (Pilihan lainnya adalah pemegang gelar WBO Brian Norman Jr. dan pemegang gelar gabungan IBF/WBA Jaron "Boots" Ennis, yang baru-baru ini melepas sabuk IBF dan sedang menuju kelas menengah junior.)
Pacquiao masih cukup tangguh di bulan Juli 2019 untuk memberi Keith Thurman kekalahan profesional pertamanya. Dalam pertandingan Pacquiao berikutnya, melawan Ugas di bulan Agustus 2021, usia dan kelelahan akhirnya terasa. Kekalahan ini membuat rekor Pacquiao turun menjadi 62-8-2 (39 KO).
Pacquiao telah berpartisipasi dalam beberapa pertandingan eksibisi selama beberapa tahun terakhir, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda bahwa ia telah menghentikan waktu, apalagi ia dapat memutar balik waktu. Berkat masa lalunya saja, dan uang yang dihasilkan saat bertarung, Pacquiao mendapatkan kesempatan perebutan gelar melawan Barrios.
Akankah ia melakukan keajaiban melawan Barrios pada Sabtu malam? Atau akankah Barrios menjadi Hector Camacho bagi Sugar Ray Leonard milik Pacquiao?
Siapakah Mario Barrios? Penggemar tinju saat ini mengetahui jika Mario Barrios, dengan rekor 29-2-1 (18 KO), adalah pemegang gelar kelas welter WBC. Barrios, salah satu dari empat petinju yang memiliki sabuk sekunder dan kemudian naik kelas setelah juara tak terbantahkan sebelumnya, Terence Crawford, keluar dari divisi tersebut.
Barrios, petinju berusia 30 tahun asal San Antonio, Texas, disebut-sebut oleh beberapa pihak sebagai petinju yang paling rentan dari tiga pemegang gelar tersisa yang harus dipilih Pacquiao yang kembali. (Pilihan lainnya adalah pemegang gelar WBO Brian Norman Jr. dan pemegang gelar gabungan IBF/WBA Jaron "Boots" Ennis, yang baru-baru ini melepas sabuk IBF dan sedang menuju kelas menengah junior.)
Lihat Juga :