Lorenzo Sesumbar Bisa Kalahkan Marquez Jika Dipertahankan Ducati
Rabu, 15 April 2020 - 09:17 WIB
Alih-alih memperbaiki penampilannya bersama Ducati, Lorenzo malah jadi pesakitan ketika berduet dengan Marquez di Honda. Dari 19 seri di MotoGP 2019, Lorenzo tak bisa berbuat banyak setelah mengalami beberapa kali kecelakaan. Selalu terlempar dari posisi 10 besar dan banyak tak menyelesaikan lomba ditambah absen di tiga seri membuat Lorenzo ada peringkat 19 klasemen dengan poin 28.
Lalu kenapa Lorenzo begitu yakin kalau Ducati mempertahankannya di musim 2019, ia mampu menyaingi Marquez? "Dengan Ducati, Anda tahu ceritanya," kata Lorenzo kepada Sky Italia, Selasa (14/4).
"Mereka telah banyak berinvestasi dalam diri saya. Saya telah memenangkan tiga kejuaraan dunia (kelas primer) dan saya sepadan dengan upaya keuangannya. Setelah satu setengah tahun, kami masih belum memenangkan perlombaan. Jika saya menang di Misano (pada 2017), mungkin ceritanya akan berubah."
"Mereka datang dengan alasan keuangan, Petrucci akan lebih murah dan dia orang Italia. Sayang sekali, karena tidak ada kesabaran untuk menunggu dan mungkin semuanya diputuskan terlalu cepat," kilahnya. (BACA JUGA: Tak Berani Keluar Rumah, Tyson Fury Pesan Pizza hingga Rp10 Juta)
"Pada saat itu kami menemukan hal yang memungkinkan kami menang, tetapi sudah terlambat. Pada 2019 kami bisa bertarung untuk kejuaraan," ucapnya.
Lalu kenapa Lorenzo begitu yakin kalau Ducati mempertahankannya di musim 2019, ia mampu menyaingi Marquez? "Dengan Ducati, Anda tahu ceritanya," kata Lorenzo kepada Sky Italia, Selasa (14/4).
"Mereka telah banyak berinvestasi dalam diri saya. Saya telah memenangkan tiga kejuaraan dunia (kelas primer) dan saya sepadan dengan upaya keuangannya. Setelah satu setengah tahun, kami masih belum memenangkan perlombaan. Jika saya menang di Misano (pada 2017), mungkin ceritanya akan berubah."
"Mereka datang dengan alasan keuangan, Petrucci akan lebih murah dan dia orang Italia. Sayang sekali, karena tidak ada kesabaran untuk menunggu dan mungkin semuanya diputuskan terlalu cepat," kilahnya. (BACA JUGA: Tak Berani Keluar Rumah, Tyson Fury Pesan Pizza hingga Rp10 Juta)
"Pada saat itu kami menemukan hal yang memungkinkan kami menang, tetapi sudah terlambat. Pada 2019 kami bisa bertarung untuk kejuaraan," ucapnya.
Lihat Juga :