Asaba Tuan Rumah Turnamen Veteran ASEAN: Siapkan Piala Legenda untuk 4 Kategori Usia
Selasa, 05 Agustus 2025 - 08:08 WIB
Kategori usia 40 tahun akan memperebutkan Piala Boedyharto Angsono, 50 tahun Piala Abdullah Gobel, 60 tahun Piala Ali Sutanto, dan 70 tahun Piala Sonny Hendrawan. Tim Asaba akan diperkuat oleh deretan legenda basket Tanah Air, termasuk para mantan pemain nasional.
Nama-nama seperti Agustinus "Aguy" Dapas Sigar, I Made "Lolik" Sudiadnyana, Hardono Putra Prayogo, Rommy Chandra, Johny Herry, Tatang Kustanto, Njoo Lie Wen, dan Jugianto Kuntardjo dipastikan akan kembali beraksi di lapangan. Di turnamen sebelumnya, tepatnya di Miri, Sarawak, Malaysia, Asaba berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan membawa pulang medali emas di kategori KU 50 dan 60, serta menjadi runner-up di KU 40.
Hengardy berharap tim Asaba bisa kembali meraih prestasi yang lebih baik di kandang sendiri. Ia juga mengungkapkan sejarah klub Asaba, yang didirikan pada tahun 1975 oleh beberapa pengusaha, termasuk almarhum Boedyharto Angsono.
Klub ini kemudian bertransformasi menjadi Aspac dan meraih masa kejayaannya di era Kobatama, NBL, dan IBL. "Tidak banyak klub yang bisa eksis hingga 50 tahun. Asaba adalah cikal bakal Aspac yang telah melahirkan banyak atlet berbakat," kata Hengardy.
Hingga kini, Asaba tetap konsisten membina pemain muda dari berbagai kelompok umur, mulai dari 8 hingga 18 tahun, serta tim veteran. Para penggemar basket di Tanah Air diundang untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada tim Asaba. Hengardy berharap, kehadiran mereka dapat menambah semangat para legenda yang akan bertanding dan menjadi bagian dari perayaan bersejarah klub Asaba.
Nama-nama seperti Agustinus "Aguy" Dapas Sigar, I Made "Lolik" Sudiadnyana, Hardono Putra Prayogo, Rommy Chandra, Johny Herry, Tatang Kustanto, Njoo Lie Wen, dan Jugianto Kuntardjo dipastikan akan kembali beraksi di lapangan. Di turnamen sebelumnya, tepatnya di Miri, Sarawak, Malaysia, Asaba berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan membawa pulang medali emas di kategori KU 50 dan 60, serta menjadi runner-up di KU 40.
Hengardy berharap tim Asaba bisa kembali meraih prestasi yang lebih baik di kandang sendiri. Ia juga mengungkapkan sejarah klub Asaba, yang didirikan pada tahun 1975 oleh beberapa pengusaha, termasuk almarhum Boedyharto Angsono.
Klub ini kemudian bertransformasi menjadi Aspac dan meraih masa kejayaannya di era Kobatama, NBL, dan IBL. "Tidak banyak klub yang bisa eksis hingga 50 tahun. Asaba adalah cikal bakal Aspac yang telah melahirkan banyak atlet berbakat," kata Hengardy.
Hingga kini, Asaba tetap konsisten membina pemain muda dari berbagai kelompok umur, mulai dari 8 hingga 18 tahun, serta tim veteran. Para penggemar basket di Tanah Air diundang untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada tim Asaba. Hengardy berharap, kehadiran mereka dapat menambah semangat para legenda yang akan bertanding dan menjadi bagian dari perayaan bersejarah klub Asaba.
(yov)
Lihat Juga :