4 Petinju Terhebat Sepanjang Masa Versi Joe Calzaghe
Rabu, 06 Agustus 2025 - 13:31 WIB
Salah satu ikon era Four Kings, bersama Hagler, Hearns, dan Duran. Leonard dikenal karena kecepatan, kelincahan, dan kecerdasan taktis. Ia juara dunia di lima divisi berbeda dan peraih emas Olimpiade 1976. Pertarungannya melawan Hearns, Duran, dan Hagler menjadi klasik dalam sejarah tinju. Leonard juga berperan besar dalam mengubah wajah tinju modern dari sisi promosi dan tayangan televisi.
Lebih dari sekadar petinju, Ali adalah simbol keberanian, kebebasan, dan ketangguhan. Dengan gaya float like a butterfly, sting like a bee, ia mengandalkan kecepatan dan kecerdasan. Ali menjadi juara dunia tiga kali, mengalahkan nama-nama besar seperti Sonny Liston, Joe Frazier, George Foreman, dan Ken Norton. Ia juga dikenal karena menolak wajib militer dan tetap aktif dalam kegiatan kemanusiaan meski menderita Parkinson setelah pensiun.
Dianggap sebagai petinju terbaik sepanjang masa oleh banyak pengamat dan bahkan oleh Ali sendiri. Ia adalah juara dunia welterweight dan lima kali juara dunia middleweight. Robinson terkenal karena keseimbangan antara teknik, kecepatan, dan kekuatan pukulan. Dengan lebih dari 200 pertarungan profesional, ia menjadi standar emas dalam sejarah tinju yang menginspirasi generasi berikutnya.
3. Muhammad Ali
Lebih dari sekadar petinju, Ali adalah simbol keberanian, kebebasan, dan ketangguhan. Dengan gaya float like a butterfly, sting like a bee, ia mengandalkan kecepatan dan kecerdasan. Ali menjadi juara dunia tiga kali, mengalahkan nama-nama besar seperti Sonny Liston, Joe Frazier, George Foreman, dan Ken Norton. Ia juga dikenal karena menolak wajib militer dan tetap aktif dalam kegiatan kemanusiaan meski menderita Parkinson setelah pensiun.
4. Sugar Ray Robinson
Dianggap sebagai petinju terbaik sepanjang masa oleh banyak pengamat dan bahkan oleh Ali sendiri. Ia adalah juara dunia welterweight dan lima kali juara dunia middleweight. Robinson terkenal karena keseimbangan antara teknik, kecepatan, dan kekuatan pukulan. Dengan lebih dari 200 pertarungan profesional, ia menjadi standar emas dalam sejarah tinju yang menginspirasi generasi berikutnya.
(sto)
Lihat Juga :