Jepang Gerak Cepat setelah 2 Petinju Meninggal akibat Cedera Kepala: Wajib Tes Hidrasi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:31 WIB
2. Perluasan Jaringan Rumah Sakit Mitra

Jumlah rumah sakit yang mampu melakukan operasi darurat bagi petinju akan ditambah, demi mempercepat penanganan kasus cedera kepala dan trauma berat.

3. Tes Hidrasi Wajib

Praktik pemotongan berat badan ekstrem melalui dehidrasi kini menjadi sorotan. JPBA akan mengadopsi tes hidrasi mirip ONE Championship, menggunakan uji berat jenis urine. Petinju yang tidak memenuhi standar aman akan didiskualifikasi, meski berisiko membuat laga batal mendadak.

4. Pengumpulan Data Penurunan Berat Badan

JPBA menilai pentingnya memetakan pola penurunan berat badan petinju Jepang untuk memahami potensi risiko dan penyebab kecelakaan di ring.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!