Janice Tjen, Gadis Jakarta Sarjana Sosiologi yang Guncang US Open 2025

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:40 WIB
Tumbuh besar di Jakarta, Tjen memulai karier tenisnya secara tidak sengaja. Temannya, Priska Nugroho--yang saat itu merupakan salah satu pemain junior terbaik di Indonesia, dan juara ganda putri Australia Terbuka 2020 bersama Alexandra Eala--membujuknya untuk mencoba olahraga ini. Orang tua Tjen pun segera menyetujuinya. "Orang tua saya hanya bilang, 'Ya, main saja, olahraga saja,' jadi saya tidak akan berdiam diri di kamar tanpa melakukan apa-apa," kenang Tjen sambil tersenyum.

Baca Juga: Jadwal 8 Pemain Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Hari Ini (26/8/2025)

Melawan Kudermetova, Tjen tampil gemilang dengan gaya permainan throwback yang sudah jarang ditemui dalam tenis: pukulan backhand slice, pukulan forehand kuat yang menghasilkan serangkaian pukulan winner yang mematikan, dan hasrat untuk mencapai net, di mana ia memenangkan 20 dari 30 poin.

"Saya dan pelatih saya telah melatihnya," kata Tjen dengan puas setelah pertandingan. "Hanya memastikan bahwa jika peluangnya 50/50, kami akan masuk, masuk ke net. Dan saya rasa persentase kemenangan kami di net cukup bagus, jadi kami ingin lebih sering tampil di sana."

Semua ini mengingatkan saya pada mantan petenis nomor 1 dunia Ashleigh Barty, yang pensiun pada tahun 2022 -- dan tidak mengherankan jika Tjen secara sadar meniru gaya bermainnya dari juara tiga kali turnamen besar tersebut. "Saya sering mendengarnya," kata Tjen. "Dia, bisa dibilang, panutan saya. Saya akan menonton sedikit pertandingannya dan mencoba meniru apa yang cocok untuk saya, apa yang tidak, dan mencoba memahami permainannya sedikit lebih dalam."
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!