Lebih dari Sekadar Olahraga Lari, 2025 Garmin Run Indonesia Fokus Kualitas, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Senin, 15 September 2025 - 14:26 WIB
"Kami sangat fokus pada keberlanjutan. Salah satu program baru kami adalah menyisihkan sebagian biaya pendaftaran untuk penanaman mangrove," jelas Rian.
Selama rangkaian Road to Garmin Run 2025 yang berlangsung dari Juni hingga Agustus, kerja sama ini berhasil mengumpulkan dan memilah sampah seberat total 530,82 kg. Dari jumlah tersebut, sampah daur ulang menjadi kategori terbesar dengan total 360,67 kg, atau hampir 67%. Prinsip zero to landfill diterapkan, memastikan sampah tidak berakhir di TPA, melainkan didaur ulang atau diolah kembali.
Garmin Run Indonesia 2025 juga menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas. Event ini melibatkan berbagai komunitas, termasuk #PelariIsyarat dan pelari pengguna kursi roda, memastikan semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Ricendy, seorang #PelariIsyarat yang kembali berpartisipasi di kategori Half Marathon, merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini. "Garmin Run Indonesia membuat kami merasa diterima sepenuhnya. Ini bukan hanya tentang lari, tetapi juga tentang kebersamaan," ungkapnya.
Fasilitas seperti juru bahasa isyarat, visual countdown berukuran besar, dan jalur yang ramah disabilitas disediakan untuk memastikan pengalaman lari yang adil dan menyenangkan bagi semua peserta. Dengan kesuksesan ini, Garmin Run Indonesia 2025 tidak hanya menegaskan posisinya sebagai event lari terkemuka, tetapi juga sebagai platform yang menginspirasi gaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan inklusif di Indonesia.
Sementara di 2025 Garmin Run Indonesia menghadirkan juara-juara baru. Mereka adalah:
21K Male: Rikki Simbolon, 1 jam 14 menit
Selama rangkaian Road to Garmin Run 2025 yang berlangsung dari Juni hingga Agustus, kerja sama ini berhasil mengumpulkan dan memilah sampah seberat total 530,82 kg. Dari jumlah tersebut, sampah daur ulang menjadi kategori terbesar dengan total 360,67 kg, atau hampir 67%. Prinsip zero to landfill diterapkan, memastikan sampah tidak berakhir di TPA, melainkan didaur ulang atau diolah kembali.
Garmin Run Indonesia 2025 juga menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas. Event ini melibatkan berbagai komunitas, termasuk #PelariIsyarat dan pelari pengguna kursi roda, memastikan semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Ricendy, seorang #PelariIsyarat yang kembali berpartisipasi di kategori Half Marathon, merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini. "Garmin Run Indonesia membuat kami merasa diterima sepenuhnya. Ini bukan hanya tentang lari, tetapi juga tentang kebersamaan," ungkapnya.
Fasilitas seperti juru bahasa isyarat, visual countdown berukuran besar, dan jalur yang ramah disabilitas disediakan untuk memastikan pengalaman lari yang adil dan menyenangkan bagi semua peserta. Dengan kesuksesan ini, Garmin Run Indonesia 2025 tidak hanya menegaskan posisinya sebagai event lari terkemuka, tetapi juga sebagai platform yang menginspirasi gaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan inklusif di Indonesia.
Sementara di 2025 Garmin Run Indonesia menghadirkan juara-juara baru. Mereka adalah:
21K Male: Rikki Simbolon, 1 jam 14 menit
Lihat Juga :