Profil Royce Gracie, Legenda UFC yang Sempat Dukung Israel kini Jadi Mualaf karena Muhammad Ali

Kamis, 25 September 2025 - 13:29 WIB
Hal serupa dijalani Kareem Abdul-Jabbar, legenda NBA, yang memeluk Islam pada 1968 dan meninggalkan nama lahirnya, Ferdinand Lewis Alcindor Jr. Sementara itu, Mike Tyson menemukan Islam ketika menjalani masa hukuman di penjara pada awal 1990-an. Ketiganya sama-sama menjadikan Islam sebagai sumber ketenangan sekaligus fondasi transformasi hidup.

Royce Gracie sendiri memiliki catatan prestasi monumental dalam UFC. Ia memenangi tiga turnamen di era awal, memperkenalkan Brazilian Jiu-Jitsu ke level internasional, dan mencatat rekor 20 pertarungan dengan 15 kemenangan, dua kekalahan, serta tiga kali imbang. Salah satu momen puncaknya terjadi di UFC 60 saat melawan Matt Hughes, yang kala itu mencatat rekor penjualan pay-per-view.

Dengan reputasi sebesar itu, masuk Islamnya Gracie diprediksi membawa pengaruh signifikan di dunia bela diri campuran. Analis menilai, keputusannya dapat membuka ruang baru dalam mengaitkan olahraga, spiritualitas, dan nilai kemanusiaan—seperti yang pernah dilakukan Muhammad Ali dan Kareem Abdul-Jabbar beberapa dekade silam.

Profil Petarung



Nama: Royce Gracie

Kelahiran: 12 Desember 1966 (usia 58 tahun), Rio De Janeiro, Rio de Janeiro, Brasil

Seni bela diri: Seni bela diri campuran, Jiu-jitsu Brasil
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!