MotoGP Mandalika Bukti Industri Olahraga RI Melaju, Dampak Ekonomi Rp4,8 Triliun

Kamis, 02 Oktober 2025 - 18:04 WIB
“Kita tahu, ke depan turisme harus jadi salah satu penggerak ekonomi. Dari Kemenpora, fokus kita adalah sport tourism. MotoGP ini momentum penting, karena event multiyears ini berlangsung hingga 2031. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat national branding Indonesia,” jelasnya.

MotoGP Mandalika 2025 akan membawa dampak besar bagi perekonomian dan masyarakat diperkirakan mencapai Rp4,8 triliun.

Perputaran ekonomi Rp4,8 triliun itu bersumber dari berbagai sektor, termasuk belanja wisatawan (akomodasi, makanan, minuman), aktivitas UMKM, pendapatan daerah dan transaksi ekonomi langsung selama acara.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Raden Isnanta, menegaskan bahwa angka tersebut membuktikan sport tourism sudah menjadi kekuatan baru bagi Indonesia.

“Event ini terbukti menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, meningkatkan kinerja UMKM hingga 30–50 persen per tahun, serta mendongkrak kunjungan wisatawan nasional hingga 51 persen. Keterlibatan masyarakat lokal mencapai 70 persen, bahkan marshal Mandalika kini dipercaya bertugas di Sepang dan negara Asia lainnya,” ujar Isnanta.

Menurut Isnanta, penyelenggaraan MotoGP Mandalika bukan sekadar balapan, melainkan etalase yang menunjukkan wajah Indonesia di panggung dunia. Oleh karena itu, Isnanta juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan event ini.

“MotoGP Mandalika adalah panggung internasional yang menampilkan NTB sekaligus Indonesia. Ini bukan hanya sport tourism, tetapi juga national branding yang membuat industri olahraga kita terus melaju,” tegas Isnanta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!