PON Bela Diri Kudus 2025: Aksi Bintang Hollywood Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman Hipnotis Ribuan Penonton
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:39 WIB
Perpaduan keindahan gerak, ketangkasan, dan filosofi mendalam silat yang mereka suguhkan sukses memukau seluruh penonton yang hadir. Ketua Panitia Ryan Gozali menyampaikan apresiasi atas partisipasi luar biasa dari 2.645 atlet yang mewakili 38 KONI Provinsi.
Mereka akan bertanding memperebutkan medali dalam 10 cabor bela diri murni, termasuk Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo. "Kami merancang pesta pembukaan ini dengan konsep istimewa, tujuannya tidak hanya hiburan, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan pemantik semangat bagi para atlet," ujar Ryan Gozali dalam keterangan persnya.
Setelah pembukaan resmi, defile kontingen atlet bergerak dalam pawai meriah dari Djarum Arena menuju Alun-alun Simpang Tujuh. Di pusat kota, ribuan warga Kudus telah memadati area tersebut dan menyambut para atlet dengan antusias.
Baca Juga: Apa Konsekuensi Penolakan Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta?
Rangkaian acara di alun-alun semakin semarak dengan penampilan Tari Kretek yang melibatkan ratusan penari perempuan, diikuti oleh pertunjukan aksi bela diri, hingga ditutup dengan pesta kembang api dan pertunjukan musik yang menggelegar. Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa PON Bela Diri ini memiliki tujuan strategis, yakni sebagai wadah kompetisi bagi cabor bela diri non-Olimpiade yang tidak lagi dipertandingkan pada PON reguler mulai 2028.
Mereka akan bertanding memperebutkan medali dalam 10 cabor bela diri murni, termasuk Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo. "Kami merancang pesta pembukaan ini dengan konsep istimewa, tujuannya tidak hanya hiburan, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan pemantik semangat bagi para atlet," ujar Ryan Gozali dalam keterangan persnya.
Setelah pembukaan resmi, defile kontingen atlet bergerak dalam pawai meriah dari Djarum Arena menuju Alun-alun Simpang Tujuh. Di pusat kota, ribuan warga Kudus telah memadati area tersebut dan menyambut para atlet dengan antusias.
Baca Juga: Apa Konsekuensi Penolakan Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta?
Rangkaian acara di alun-alun semakin semarak dengan penampilan Tari Kretek yang melibatkan ratusan penari perempuan, diikuti oleh pertunjukan aksi bela diri, hingga ditutup dengan pesta kembang api dan pertunjukan musik yang menggelegar. Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa PON Bela Diri ini memiliki tujuan strategis, yakni sebagai wadah kompetisi bagi cabor bela diri non-Olimpiade yang tidak lagi dipertandingkan pada PON reguler mulai 2028.
Lihat Juga :