Berapa Kompensasi Patrick Kluivert usai Dipecat dari Timnas Indonesia?
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 14:30 WIB
Apabila seluruh kontrak staf teknis tersebut dihitung secara penuh, PSSI berpotensi mengeluarkan dana kompensasi mencapai Rp55 miliar hingga Rp80 miliar, jika pemutusan dilakukan secara sepihak.
PSSI dalam pernyataannya menegaskan bahwa penghentian kerja sama dengan Patrick Kluivert dilakukan “berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak”.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam keterangan resminya.
Dengan mekanisme ini, federasi sepak bola nasional tidak wajib membayar kompensasi penuh sebagaimana dalam kasus pemecatan sepihak. Kemungkinan besar, Kluivert menerima sebagian dari sisa kontraknya sebagai bentuk kesepakatan damai.
Langkah ini dinilai sebagai jalan tengah untuk menghindari beban keuangan besar di tubuh PSSI, mengingat nilai kontrak pelatih asal Belanda itu dan stafnya tergolong tinggi.
Mengapa Mutual Termination, Bukan Dipecat?
PSSI dalam pernyataannya menegaskan bahwa penghentian kerja sama dengan Patrick Kluivert dilakukan “berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak”.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam keterangan resminya.
Dengan mekanisme ini, federasi sepak bola nasional tidak wajib membayar kompensasi penuh sebagaimana dalam kasus pemecatan sepihak. Kemungkinan besar, Kluivert menerima sebagian dari sisa kontraknya sebagai bentuk kesepakatan damai.
Langkah ini dinilai sebagai jalan tengah untuk menghindari beban keuangan besar di tubuh PSSI, mengingat nilai kontrak pelatih asal Belanda itu dan stafnya tergolong tinggi.
Lihat Juga :