Nama Shin Tae-yong Bergemuruh Setiap Timnas Indonesia Kalah: Suporter Kangen Sekaligus Kecewa
Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:56 WIB
Bagi Shin, sorakan itu adalah tanda cinta dan kenangan yang belum pudar. Ia berterima kasih kepada suporter yang masih mengingatnya, meski di sisi lain turut merasakan kesedihan karena dukungan itu datang di tengah kekecewaan Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya pikir, oh ternyata fans Indonesia belum melupakan saya. Tapi mungkin juga karena mereka kalah, mereka memanggil nama saya karena kangen dan kecewa sekaligus,” ucapnya. “Agak sedih tapi juga berterima kasih kepada fans. Perasaan itu campur aduk jadi satu.”
Timnas Indonesia memang harus menelan pil pahit setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada awal Oktober lalu. Kegagalan itu menjadi pukulan berat, mengingat asa tampil di panggung dunia telah dibangun dalam dua tahun terakhir.
Namun Shin meminta Garuda Fans tidak larut dalam kesedihan. Menurutnya, sepak bola selalu memberi kesempatan baru bagi yang mau berproses dan belajar.
“Memang sayang sekali kita gagal di babak keempat, tapi sepak bola tidak berhenti di sana. Masih ada harapan dan langkah berikutnya. Jadi jangan terlalu kecewa,” ujarnya.
Pelatih yang membawa Indonesia ke Piala Asia 2023 itu menilai, turnamen Piala Asia 2027 bisa menjadi momentum kebangkitan menuju target lebih besar: Piala Dunia 2030.
“Saya pikir, oh ternyata fans Indonesia belum melupakan saya. Tapi mungkin juga karena mereka kalah, mereka memanggil nama saya karena kangen dan kecewa sekaligus,” ucapnya. “Agak sedih tapi juga berterima kasih kepada fans. Perasaan itu campur aduk jadi satu.”
Timnas Indonesia memang harus menelan pil pahit setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada awal Oktober lalu. Kegagalan itu menjadi pukulan berat, mengingat asa tampil di panggung dunia telah dibangun dalam dua tahun terakhir.
Namun Shin meminta Garuda Fans tidak larut dalam kesedihan. Menurutnya, sepak bola selalu memberi kesempatan baru bagi yang mau berproses dan belajar.
“Memang sayang sekali kita gagal di babak keempat, tapi sepak bola tidak berhenti di sana. Masih ada harapan dan langkah berikutnya. Jadi jangan terlalu kecewa,” ujarnya.
Pelatih yang membawa Indonesia ke Piala Asia 2023 itu menilai, turnamen Piala Asia 2027 bisa menjadi momentum kebangkitan menuju target lebih besar: Piala Dunia 2030.
Lihat Juga :