Benarkah Komunitas Suporter Arab Saudi Monopoli Penjualan Tiket Timnas Indonesia?
Senin, 10 November 2025 - 18:06 WIB
“Prioritas utamanya adalah WNI yang tinggal di Arab Saudi dan sekitarnya, bukan kelompok tertentu. Kalau itu disebut monopoli, maka definisinya perlu diperjelas lagi,” tegas mereka.
Garuda Saudi juga menepis isu hilangnya tiket akibat ulah pihak internal. Menurut mereka, kasus tiket hilang justru terjadi pada tiket jatah Arab Saudi yang diperjualbelikan ulang melalui aplikasi pihak ketiga.
“Tiket yang hilang bukan karena IP atau sistem Garuda Saudi. Itu akibat pindah tangan atau praktik calo di luar kendali kami. Tiket yang dibeli langsung lewat Garuda Saudi dan Kita Garuda tidak ada masalah,” jelas mereka.
Garuda Saudi menambahkan, mereka telah menginformasikan mekanisme pembelian dan risiko tiket ilegal melalui berbagai kanal komunikasi sebelum pertandingan berlangsung.
Garuda Saudi mengakui, sistem distribusi tiket untuk laga melawan Arab Saudi belum sepenuhnya sempurna. Akan tetapi, langkah itu diambil untuk memenuhi permintaan SAFF agar mencegah praktik calo yang sempat marak pada tahun 2024.
“Kita memang mencoba sistem baru agar penjualan lebih terkontrol dan mencegah percaloan. Namun, karena sistem ini masih dalam tahap uji coba, hasilnya memang belum ideal,” tulis mereka.
Garuda Saudi juga menepis isu hilangnya tiket akibat ulah pihak internal. Menurut mereka, kasus tiket hilang justru terjadi pada tiket jatah Arab Saudi yang diperjualbelikan ulang melalui aplikasi pihak ketiga.
“Tiket yang hilang bukan karena IP atau sistem Garuda Saudi. Itu akibat pindah tangan atau praktik calo di luar kendali kami. Tiket yang dibeli langsung lewat Garuda Saudi dan Kita Garuda tidak ada masalah,” jelas mereka.
Garuda Saudi menambahkan, mereka telah menginformasikan mekanisme pembelian dan risiko tiket ilegal melalui berbagai kanal komunikasi sebelum pertandingan berlangsung.
Garuda Saudi mengakui, sistem distribusi tiket untuk laga melawan Arab Saudi belum sepenuhnya sempurna. Akan tetapi, langkah itu diambil untuk memenuhi permintaan SAFF agar mencegah praktik calo yang sempat marak pada tahun 2024.
“Kita memang mencoba sistem baru agar penjualan lebih terkontrol dan mencegah percaloan. Namun, karena sistem ini masih dalam tahap uji coba, hasilnya memang belum ideal,” tulis mereka.
Lihat Juga :