Membedah Strategi Terbaik Indra Sjafri untuk Timnas Indonesia U-23 Lawan Mali
Sabtu, 15 November 2025 - 15:44 WIB
“Ada dua informasi tentang Mali. Yang kami kemarin dengan para pemain, dengan para pelatih, analis. Melihat dua game yang dilakukan oleh Mali. Satu mereka bermain dengan Prancis. Dan setelah itu bermain dengan Panama. Dia memainkan dengan cara yang berbeda,” kata Indra dalam konferensi pers pra-pertandingan, Jumat (15/11/2025) kemarin.
“Apa artinya tim ini secara taktikal sangat baik. Dan apalagi mereka terkenal dengan individu-individu yang berkualitas,” tambahnya.
Oleh karena itu, Indra menyiapkan strategi terbaik agar Timnas Indonesia U-23 bisa merebut kemenangan. Salah satu taktik yang akan digunakan Kadek Arel dan kolega adalah memaksimalkan bola mati agar bisa menjadi gol.
“Tentu kami juga akan merespon dengan tim taktikal yang realistis. Bukan ini menghadapi Singapura, bukan menghadapi Myanmar, bukan menghadapi Filipina. Jadi kita sudah mendiskusikan dan kita juga sudah memsimulasikan kemarin. Kita bermain dengan cara yang bagaimana,” papar Indra.
“Dan hari ini kita finalisasi tambah dengan set-piece. Kalau nanti ada hal-hal yang misalnya di open play semuanya mentok. Ya mungkin kita bisa lebih dari set-piece. Kalau secara spesifik kita harus berbeda dengan videonya disini,” pungkasnya.
“Apa artinya tim ini secara taktikal sangat baik. Dan apalagi mereka terkenal dengan individu-individu yang berkualitas,” tambahnya.
Oleh karena itu, Indra menyiapkan strategi terbaik agar Timnas Indonesia U-23 bisa merebut kemenangan. Salah satu taktik yang akan digunakan Kadek Arel dan kolega adalah memaksimalkan bola mati agar bisa menjadi gol.
“Tentu kami juga akan merespon dengan tim taktikal yang realistis. Bukan ini menghadapi Singapura, bukan menghadapi Myanmar, bukan menghadapi Filipina. Jadi kita sudah mendiskusikan dan kita juga sudah memsimulasikan kemarin. Kita bermain dengan cara yang bagaimana,” papar Indra.
“Dan hari ini kita finalisasi tambah dengan set-piece. Kalau nanti ada hal-hal yang misalnya di open play semuanya mentok. Ya mungkin kita bisa lebih dari set-piece. Kalau secara spesifik kita harus berbeda dengan videonya disini,” pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :