Peserta Lokal dan Negara Asing Meriahkan Indonesia Domino Tournament 2025

Sabtu, 15 November 2025 - 17:39 WIB
Apresiasi juga datang dari Ketua DPD RI, Hasan Basri, yang menilai pemerintah perlu memberi dukungan lebih besar agar domino dapat segera diakui sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia. Hasan menyebut konsistensi turnamen internasional seperti IDoT 2025 menjadi modal penting untuk mempercepat proses legalitas domino di tingkat nasional.

“Jika dunia sudah mengakui, maka seharusnya olahraga ini bisa masuk kalender nasional Kemenpora. Kami sudah menyampaikan aspirasi ini kepada Kemenpora, KONI, dan KORMI. Harapannya, domino bisa dipertandingkan dalam event-event resmi di masa mendatang,” tutur Hasan.

Tak hanya menarik peserta dalam negeri, IDoT 2025 juga diikuti perwakilan dari tujuh negara, antara lain Afghanistan, Uzbekistan, Iran, Syria, Republik Kongo, Jerman, dan Brasil. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa domino memiliki potensi besar berkembang ke level internasional.

Turnamen ini sudah masuk kalender tetap PORDI dan akan digelar setiap tahun. Setelah GBK, rangkaian kompetisi berlanjut ke Selebes Cup di Kendari pada 26 November, diikuti enam provinsi dan 81 kabupaten/kota. Puncaknya, agenda nasional PORDI akan berlangsung 12 Desember di Tangerang Selatan, dengan kategori pertandingan yang diperluas menjadi minimal lima nomor.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!