HUT ke-6 PORDI, Kemenpora Sebut Domino Berpeluang Diakui Nasional dan ASEAN

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:41 WIB
Menurutnya, perubahan ini tidak terlepas dari tata kelola organisasi yang jelas serta komitmen bersama dalam menjaga integritas olahraga. PORDI secara konsisten menerapkan prinsip 4N + 1T, yaitu tidak berjudi, tidak mengonsumsi alkohol, tidak menggunakan narkoba, tidak merokok, serta menjalankan kewajiban beribadah.

Kemenpora kembali menegaskan dukungannya terhadap pengembangan domino sebagai olahraga strategis. Kemenpora memandang domino sebagai olahraga yang mencerminkan kegembiraan, persatuan, dan inklusivitas, sehingga layak untuk dikembangkan secara lebih luas di seluruh Indonesia.

“Olahraga tidak boleh kehilangan unsur hiburan. Domino adalah olahraga yang dapat dimainkan oleh semua kalangan dan menjadi sarana pemersatu,” kata Asisten Deputi Bidang Organisasi dan Budaya Olahraga, Khairil Adha.

Kemenpora telah membuka peluang agar domino dapat masuk ke dalam agenda olahraga nasional. Termasuk melalui ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Baik dalam bentuk pertandingan ekshibisi maupun turnamen yang diselenggarakan secara resmi oleh pemerintah daerah.

Di luar tingkat nasional, Kemenpora juga mendorong pengenalan domino Indonesia ke kawasan ASEAN melalui penyampaian resmi kepada negara-negara anggota. Tujuannya agar domino sebagai olahraga tradisional Indonesia dapat memperoleh pengakuan di tingkat regional sebelum melangkah ke panggung global. Baca juga: Indonesia Sports Summit 2025, Bukti Dukungan Semua Pihak untuk Masa Depan Olahraga Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!