Aruna Football Academy Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Kota Semarang
Senin, 02 Februari 2026 - 21:18 WIB
Aruna Football Academy Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Kota Semarang. Foto: SINDOnews/Istimewa
JAKARTA - Aruna Football Academy berkomitmen pengembangan sepak bola usia muda di Kota Semarang makin menguat. Akademi itu pun mendapatkan dukungan Pemerintah Kota Semarang.
Kepastian tersebut didapat setelah pertemuan kedua belah pihak yang berlangsung di Balaikota Semarang pada Senin (2/2). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, direktur olahraga Adhitya Hernadian dan manajer akademi Andreas Tri Widagdo diterima langsung oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang didampingi Fravarta Sadman selaku Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Hasil pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis berupa dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang terhadap kelangsungan dan pengembangan program Aruna Football Academy. Komitmen tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas serta kolaborasi program pembinaan atlet usia muda.
"Dukungan kami untuk Aruna Football Academy selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk membangun fondasi pembinaan usia dini yang tidak hanya berbasis kompetisi, tapi juga terintegrasi dengan akademis," ucap Agustina dalam keteranganya.
Kepastian tersebut didapat setelah pertemuan kedua belah pihak yang berlangsung di Balaikota Semarang pada Senin (2/2). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, direktur olahraga Adhitya Hernadian dan manajer akademi Andreas Tri Widagdo diterima langsung oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang didampingi Fravarta Sadman selaku Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Hasil pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis berupa dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang terhadap kelangsungan dan pengembangan program Aruna Football Academy. Komitmen tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas serta kolaborasi program pembinaan atlet usia muda.
"Dukungan kami untuk Aruna Football Academy selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk membangun fondasi pembinaan usia dini yang tidak hanya berbasis kompetisi, tapi juga terintegrasi dengan akademis," ucap Agustina dalam keteranganya.
Lihat Juga :