Cedera, Egan Bernal Mundur dari Ajang Tour de France 2020
Kamis, 17 September 2020 - 14:35 WIB
Sebagai ujung tombak tim, Bernal juga tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari 16 etape yang sudah digelar, tidak sekalipun pembalap asal Kolombia itu keluar sebagai pemenang. Akibatnya, posisinya di General Classification tercecer di peringkat 16 atau tertinggal jauh dari pembalap Jumbo Visma Primoz Roglic dan Tadej Pogacar dari UAE-Team Emirates. (Baca juga: Ketika tukang gade Cari Utangan Buat Tambah Modal)
Pembalap 23 tahun itu menambahkan, sejatinya ingin terus berjuang dalam tur, tapi Ineos Grenadiers menilai hal tersebut tidak bijaksana mengingat usianya, cedera punggung, dan tekanan sebagai juara bertahan.
"Saya menderita sepanjang hari dengan sakit punggung dan itu meningkat. Pada pendakian terakhir (menuju Grand Colombier), itu beralih ke lutut. Saya mengencangkan di semua sisi,” katanya.
Manajer Tim Ineos Grenadiers Dave Brailsford menyatakan, keputusan menarik Egan Bernal dari tur diambil dengan pertimbangan melindungi masa depan pembalap tersebut. Tim tidak ingin pembalap andalannya itu memaksakan diri dan berujung pada cedera yang lebih berat. Padahal, sampai etape ke-16 digelar, Bernal dijadwalkan tetap melanjutkan balapan.
“Egan adalah juara sejati yang suka balapan, tetapi dia juga pembalap muda, dengan banyak tur di depannya. Pada titik ini, dengan pertimbangan tersebut, kami merasa lebih bijaksana baginya untuk berhenti balapan,” kata Brailsford. (Baca juga: Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)
Diperkirakan, jika masa pemulihannya berjalan normal, Bernal akan menargetkan tampil Vuelta a Espana pada Oktober/November bersama Chris Froome dalam balapan terakhir untuk Ineos sebelum pindah ke tim Israel Start-Up Nation.
Pembalap 23 tahun itu menambahkan, sejatinya ingin terus berjuang dalam tur, tapi Ineos Grenadiers menilai hal tersebut tidak bijaksana mengingat usianya, cedera punggung, dan tekanan sebagai juara bertahan.
"Saya menderita sepanjang hari dengan sakit punggung dan itu meningkat. Pada pendakian terakhir (menuju Grand Colombier), itu beralih ke lutut. Saya mengencangkan di semua sisi,” katanya.
Manajer Tim Ineos Grenadiers Dave Brailsford menyatakan, keputusan menarik Egan Bernal dari tur diambil dengan pertimbangan melindungi masa depan pembalap tersebut. Tim tidak ingin pembalap andalannya itu memaksakan diri dan berujung pada cedera yang lebih berat. Padahal, sampai etape ke-16 digelar, Bernal dijadwalkan tetap melanjutkan balapan.
“Egan adalah juara sejati yang suka balapan, tetapi dia juga pembalap muda, dengan banyak tur di depannya. Pada titik ini, dengan pertimbangan tersebut, kami merasa lebih bijaksana baginya untuk berhenti balapan,” kata Brailsford. (Baca juga: Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)
Diperkirakan, jika masa pemulihannya berjalan normal, Bernal akan menargetkan tampil Vuelta a Espana pada Oktober/November bersama Chris Froome dalam balapan terakhir untuk Ineos sebelum pindah ke tim Israel Start-Up Nation.
Lihat Juga :