Timnas Australia Diminta Mundur dari Piala Dunia 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:43 WIB

Sorotan terhadap FIFA



Selain faktor tuan rumah, Frew juga mengkritisi peran FIFA sebagai penyelenggara. Ia menyebut badan sepak bola dunia tersebut kerap mengklaim netralitas, namun rekam jejaknya dalam penentuan tuan rumah dan relasi dengan elite politik menimbulkan tanda tanya.

Menurutnya, ketika FIFA menjalin kedekatan simbolik dengan pemimpin politik negara tuan rumah, sulit untuk tetap berargumen bahwa turnamen berdiri sepenuhnya terpisah dari kepentingan kekuasaan.

“Negara peserta bukan hanya menerima undangan bertanding. Mereka secara tidak langsung memberi legitimasi pada struktur politik dan institusional yang menyelenggarakan ajang itu,” ujar Frew.

Meski demikian, Frew mengakui bahwa seruan boikot membawa konsekuensi besar, terutama bagi para pemain. Piala Dunia merupakan puncak karier yang diperjuangkan selama bertahun-tahun, dan tidak semua atlet mendapat kesempatan kedua.

“Meminta atlet melewatkan Piala Dunia bukan permintaan simbolik. Itu pengorbanan nyata dan personal,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!