Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Lewat MilkLife Soccer Challenge
Kamis, 12 Februari 2026 - 15:07 WIB
Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Lewat MilkLife Soccer Challenge. Foto: SINDOnews/HO/Istimewa
JAKARTA - MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025–2026 kembali digelar pada 12–15 Februari 2026 di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur. Turnamen sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Dukungan tersebut ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, yang hadir dalam seremoni pembukaan. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan turnamen serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.
“Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation dan MilkLife atas inisiatif ini. Antusiasme tahun ini sangat baik dan kami akan terus mendukung agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta,” ujar Ali.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Turnamen ini dinilai bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter bagi peserta didik di luar kelas.
Dukungan tersebut ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, yang hadir dalam seremoni pembukaan. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan turnamen serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.
“Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation dan MilkLife atas inisiatif ini. Antusiasme tahun ini sangat baik dan kami akan terus mendukung agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta,” ujar Ali.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Turnamen ini dinilai bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter bagi peserta didik di luar kelas.
Lihat Juga :