Australia Tampung 5 Pemain Timnas Putri Iran

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:33 WIB
Seorang komentator konservatif bahkan menyebut mereka sebagai “pengkhianat di masa perang” dan mendesak adanya hukuman berat.

Situasi itu membuat para pendukung khawatir keselamatan para pemain terancam jika mereka kembali ke Iran. Para pemain awalnya dijadwalkan pulang setelah turnamen berakhir.

Menurut pemerintah Australia, pada Senin (10/3/2026) para pemain yang ingin bertahan di negara tersebut meninggalkan hotel tim dan dipindahkan ke tempat aman oleh polisi.

Burke mengatakan ia sempat bertemu langsung dengan mereka sebelum menandatangani persetujuan visa kemanusiaan sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat.

Visa kemanusiaan Australia memberikan perlindungan permanen bagi pengungsi atau orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Pemegang visa dapat tinggal, bekerja, dan belajar di negara tersebut.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese kemudian mengonfirmasi bahwa kelima atlet tersebut telah resmi menerima visa perlindungan.

Kasus ini menarik perhatian besar publik Australia. Pada Minggu malam, ratusan pendukung mengelilingi bus tim Iran saat meninggalkan stadion di Gold Coast sambil meneriakkan “Save our girls”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!