Takjil MIND ID Membuka Ruang Bedah Data Kebijakan Strategis
Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:42 WIB
Kontribusi sektor mineral dan batu bara sendiri tergolong signifikan. Berdasarkan data pemerintah, subsektor ini menyumbang lebih dari 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2023, meski kemudian mengalami penyesuaian di 2024. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi berkelanjutan, seperti halnya tim olahraga yang rutin mengkaji performa.
Dari sisi penerimaan negara, sektor ini juga menjadi salah satu tulang punggung melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Realisasi yang melampaui target menandakan peran penting industri ini dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Tak hanya itu, kontribusi MIND ID juga terlihat dari dividen yang disetorkan ke negara. Pada tahun buku 2024, jumlahnya mencapai lebih dari Rp20 triliun—meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini bisa dianalogikan sebagai “medali” dalam kompetisi ekonomi nasional.
Dalam forum TAKJIL, salah satu fokus utama adalah keberhasilan kebijakan hilirisasi, termasuk larangan ekspor mineral mentah seperti nikel. Kebijakan ini dinilai berhasil mengubah posisi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi pemain utama dalam rantai nilai global.
Dengan cadangan nikel besar dan dominasi produksi dunia, Indonesia kini mulai membangun ekosistem industri baterai kendaraan listrik. Ini menjadi langkah strategis untuk “naik kelas”, seperti atlet yang beralih dari level nasional ke panggung internasional.
Dari sisi penerimaan negara, sektor ini juga menjadi salah satu tulang punggung melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Realisasi yang melampaui target menandakan peran penting industri ini dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Tak hanya itu, kontribusi MIND ID juga terlihat dari dividen yang disetorkan ke negara. Pada tahun buku 2024, jumlahnya mencapai lebih dari Rp20 triliun—meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini bisa dianalogikan sebagai “medali” dalam kompetisi ekonomi nasional.
Dalam forum TAKJIL, salah satu fokus utama adalah keberhasilan kebijakan hilirisasi, termasuk larangan ekspor mineral mentah seperti nikel. Kebijakan ini dinilai berhasil mengubah posisi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi pemain utama dalam rantai nilai global.
Dengan cadangan nikel besar dan dominasi produksi dunia, Indonesia kini mulai membangun ekosistem industri baterai kendaraan listrik. Ini menjadi langkah strategis untuk “naik kelas”, seperti atlet yang beralih dari level nasional ke panggung internasional.
Lihat Juga :