Upgrade Performa Mobil untuk GP Rusia, Ferrari Tetap Pesimistis

Sabtu, 19 September 2020 - 14:35 WIB
"Upgrade tidak akan mengatasi masalah. Saya pikir kami perlu meninjau proyek, dengan pandangan tahun 2021. Saya pikir akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukannya," ujarnya. (Baca juga: Masih Banyak Siswa Belum Miliki Gawai dan Kesulitan Sinyal)

Pada F1 2021, tim yang bermarkas di Maranello itu telah merencanakan mesin "serbabaru", meskipun ada pembatasan dalam hal pengembangan sasis. Binotto yakin sistem itu akan memungkinkan tim untuk membuat beberapa perbaikan yang sangat dibutuhkan.

"Kursi tunggal berikutnya akan menjadi evolusi dari yang ini, karena batasan aturan. Tapi, masih ada peluang. Mesin semuanya akan baru. Sudah berjalan selama berbulan-bulan dan kami akan mengandalkannya. Ditambah lagi, saat ini ada perubahan aerodinamis penting yang dipilih oleh Dewan Dunia dengan modifikasi terutama di bagian belakang," paparnya.

Sementara itu, pembalap Ferrari Charles Leclerc merasa kecewa dengan performa mobil SF1000 pada musim 2020 kali ini. Dari sembilan balapan yang sudah berjalan, Leclerc hanya bisa meraih dua kali podium. (Lihat videonya: Istana Para Raja Wilayah Sulsel Berumur Ratusan Tahun)

"Harus diakui bahwa mobil kami tidak cukup cepat untuk bisa bersaing dengan para rival. Kenapa? Itu selalu menjadi pertanyaan yang bagus dan sulit dijawab,” ungkap Leclerc. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!