ADCC Indonesia Open 2026 Digelar Perdana di Jakarta, Bidik Indonesia Jadi Pusat Grappling Asia

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:46 WIB
“Kehadiran ADCC di Jakarta adalah momen yang sudah lama kami tunggu. Kami ingin atlet muda Indonesia tidak perlu lagi memandang panggung dunia dari jauh atau harus pergi ke luar negeri untuk berkompetisi di ADCC. Senayan adalah rumah bagi olahraga terbesar Indonesia, dan sudah saatnya submission grappling bersanding di sana dengan kebanggaan yang sama,” ujar Fara selaku penyelenggara ADCC Indonesia Open Jakarta 2026.

ADCC sendiri dikenal luas sebagai “The Olympics of Grappling”. Organisasi ini berdiri sejak 1998 atas inisiatif Sheikh Tahnoun Bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab dengan tujuan menyatukan berbagai disiplin grappling dalam satu aturan kompetisi.

Lewat ruleset netral, atlet dari berbagai cabang seperti Brazilian Jiu-Jitsu, gulat, judo, sambo, hingga MMA dapat bertanding di satu panggung submission fighting. Sejumlah nama besar seperti Royler Gracie, Ronaldo Souza, hingga Gordon Ryan lahir sebagai legenda dari matras ADCC.

Pemilihan Jakarta sebagai tuan rumah dinilai mencerminkan pesatnya perkembangan ekosistem grappling di Indonesia. Komunitas submission grappling kini terus berkembang di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Bali.

Selama ini banyak atlet Indonesia harus pergi ke luar negeri untuk mengikuti turnamen ADCC. Kehadiran ADCC Indonesia Open 2026 diharapkan bisa menjadi solusi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet lokal untuk tampil di level internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!