MLSC Kudus & Malang Seri 2 2025–2026, Para Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:29 WIB
MLSC Kudus & Malang Seri 2 2025–2026, Para Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar
KUDUS/MALANG - MilkLife Soccer Challenge Kudus dan Malang Seri 2 2025–2026 resmi berakhir dengan lahirnya para juara baru dari dua kota. Di Kudus, MI NU Baitul Mukminin keluar sebagai kampiun kategori usia (KU) 10, sedangkan SDN Jambean 02 Pati menjadi yang terbaik di KU 12. Sementara di Malang, SDN Tulungrejo 02 menjuarai KU 10 dan SDN Lowokwaru 3 sukses merebut gelar KU 12.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola putri sejak usia dini secara berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi yang digelar rutin menjadi sarana penting untuk melahirkan pemain berkualitas di masa depan.



“MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, antusiasme peserta terus meningkat, kualitas permainan para pemain muda juga semakin berkembang dari seri ke seri. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi yang digelar secara konsisten mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola putri masa depan,” ujar Teddy.

Ia menambahkan, penyelenggaraan yang berkesinambungan memberi ruang bagi para pemain muda untuk berkembang, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental kompetitif sejak dini.

Senada dengan itu, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge 2025–2026, Timo Scheunemann, menegaskan proses pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik bermain sepak bola. Ia menilai konsistensi latihan dan rasa senang saat bermain menjadi fondasi penting bagi perkembangan pemain muda.

“Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola. Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan,” tutur Timo.



Di Kudus, final KU 10 berlangsung sengit saat MI NU Baitul Mukminin menundukkan MI NU Pendidikan Islam dengan skor 4-1. Sementara di KU 12, SDN Jambean 02 Pati sukses mengalahkan juara bertahan SDUT Bumi Kartini Jepara lewat drama adu penalti 6-5 setelah bermain imbang di waktu normal.

Kapten SDN Jambean 02 Pati, Faiha Talloi Carena, mengaku bangga atas pencapaian timnya. “Kami tidak menyangka bisa merebut gelar juara KU 12. Itu tadi pertandingan yang sangat menegangkan tapi seru. Apalagi saat masuk ke babak penalti, kami deg-degan. Namun semua kerja keras kami terbayar dan kami jadi juara,” katanya.

Sementara di Malang, SDN Lowokwaru 3 tampil dominan dengan kemenangan 3-0 atas SDN Pandanlandung pada final KU 12. Adapun SDN Tulungrejo 02 keluar sebagai juara KU 10 setelah mengalahkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1.

Pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi, memuji penampilan para pemainnya yang disiplin sepanjang turnamen. “Final tadi berjalan luar biasa. Anak-anak mampu bermain tenang dan menjalankan instruksi dengan sangat baik di lapangan. Saya juga bangga dengan Adelice dan seluruh pemain yang terus menunjukkan kerja keras serta semangat latihan tinggi. Kalau konsisten seperti ini, peluang mereka untuk berkembang menjadi pemain profesional tentu sangat terbuka,” ujar Hazmi.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025–2026

Kategori Usia 10

Champion: MI NU Baitul Mukminin

Runner-up: MI NU Pendidikan Islam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!