Fantastis, FIFA Bayar Rp5,7 triliun untuk Klub yang Kirim Pemain ke Piala Dunia 2026
Jum'at, 29 Mei 2026 - 07:20 WIB
Artinya, jika seorang pemain sempat pindah klub sebelum Piala Dunia, beberapa klub bisa sama-sama mendapatkan bagian kompensasi. Contohnya, penampilan Marc Guehi bersama Timnas Inggris bisa memberikan pemasukan untuk Crystal Palace dan Manchester City karena keduanya pernah menaungi sang pemain sejak 2023.
Pada edisi 2026, FIFA juga melakukan perubahan aturan penting. Untuk pertama kalinya, klub akan menerima pembayaran bukan hanya saat pemain tampil di putaran final Piala Dunia, tetapi juga ketika membela negaranya di laga kualifikasi.
Skema ini membuat lebih banyak klub berpotensi mendapat keuntungan, termasuk tim yang pemainnya gagal membawa negaranya lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski FIFA belum mengumumkan nominal resmi pembayaran harian, sejumlah laporan menyebut klub bisa menerima sekitar 11 ribu dolar AS atau sekitar Rp180 juta per hari untuk setiap pemain yang tampil di Piala Dunia. Pembayaran dihitung mulai 10 hari sebelum laga pembuka hingga pertandingan terakhir pemain tersebut di turnamen.
Dengan skema itu, sebuah klub bisa memperoleh lebih dari 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp4 miliar hanya dari satu pemain yang gugur di fase grup. Semakin jauh langkah sebuah negara di turnamen, semakin besar pula uang yang diterima klub.
Pada edisi 2026, FIFA juga melakukan perubahan aturan penting. Untuk pertama kalinya, klub akan menerima pembayaran bukan hanya saat pemain tampil di putaran final Piala Dunia, tetapi juga ketika membela negaranya di laga kualifikasi.
Skema ini membuat lebih banyak klub berpotensi mendapat keuntungan, termasuk tim yang pemainnya gagal membawa negaranya lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski FIFA belum mengumumkan nominal resmi pembayaran harian, sejumlah laporan menyebut klub bisa menerima sekitar 11 ribu dolar AS atau sekitar Rp180 juta per hari untuk setiap pemain yang tampil di Piala Dunia. Pembayaran dihitung mulai 10 hari sebelum laga pembuka hingga pertandingan terakhir pemain tersebut di turnamen.
Dengan skema itu, sebuah klub bisa memperoleh lebih dari 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp4 miliar hanya dari satu pemain yang gugur di fase grup. Semakin jauh langkah sebuah negara di turnamen, semakin besar pula uang yang diterima klub.
Lihat Juga :